Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, secara resmi melepas 14 Aparatur Sipil
Negara (ASN) yang memasuki masa purnabakti per 1 April 2025.
Acara yang berlangsung di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi, Rabu (26/3/2025) ini menjadi momen penghormatan atas pengabdian para ASN yang telah mendedikasikan diri untuk masyarakat dan pemerintahan daerah.
Dalam sambutannya, Bobby Maulana menyampaikan rasa hormat dan apresiasi kepada para ASN yang telah menyelesaikan masa tugasnya.
Dari 14 ASN yang pensiun, di antaranya adalah Mimbar, Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, serta Dr. Siswanto, dokter ahli utama. Selain itu, terdapat 10 orang dari jabatan fungsional dan 2 orang dari jabatan administrasi.
"Pensiun adalah satu tahapan yang akan dilalui oleh kita semua. Ada yang pensiun di usia 58 tahun, ada juga yang di 60 tahun, dengan pengalaman kerja hingga 30 bahkan 40 tahun.
Namun, purnabakti bukanlah akhir dari pengabdian. Masih banyak peluang untuk terus berkontribusi di tengah masyarakat," ujar Bobby.
Ia juga menegaskan bahwa meskipun telah pensiun, peran para ASN tetap dihargai di lingkungan mereka.
"Bapak-Ibu guru tetap akan dipanggil ‘Pak Guru’ atau ‘Bu Guru’. Saya berharap semangat mengabdi tidak luntur dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Dalam kesempatan ini, ketua PWRI Kota Sukabumi mengajak para ASN yang baru pensiun untuk bergabung dengan Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI), organisasi yang menaungi para pensiunan pegawai negeri. Ketua
Sebagai bentuk apresiasi, bjb Cabang Sukabumi memberikan cinderamata kepada para pensiunan sebagai tanda terima kasih atas pengabdian mereka.
Acara yang berlangsung di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi, Rabu (26/3/2025) ini menjadi momen penghormatan atas pengabdian para ASN yang telah mendedikasikan diri untuk masyarakat dan pemerintahan daerah.
Dalam sambutannya, Bobby Maulana menyampaikan rasa hormat dan apresiasi kepada para ASN yang telah menyelesaikan masa tugasnya.
Dari 14 ASN yang pensiun, di antaranya adalah Mimbar, Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, serta Dr. Siswanto, dokter ahli utama. Selain itu, terdapat 10 orang dari jabatan fungsional dan 2 orang dari jabatan administrasi.
"Pensiun adalah satu tahapan yang akan dilalui oleh kita semua. Ada yang pensiun di usia 58 tahun, ada juga yang di 60 tahun, dengan pengalaman kerja hingga 30 bahkan 40 tahun.
Namun, purnabakti bukanlah akhir dari pengabdian. Masih banyak peluang untuk terus berkontribusi di tengah masyarakat," ujar Bobby.
Ia juga menegaskan bahwa meskipun telah pensiun, peran para ASN tetap dihargai di lingkungan mereka.
"Bapak-Ibu guru tetap akan dipanggil ‘Pak Guru’ atau ‘Bu Guru’. Saya berharap semangat mengabdi tidak luntur dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Dalam kesempatan ini, ketua PWRI Kota Sukabumi mengajak para ASN yang baru pensiun untuk bergabung dengan Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI), organisasi yang menaungi para pensiunan pegawai negeri. Ketua
Sebagai bentuk apresiasi, bjb Cabang Sukabumi memberikan cinderamata kepada para pensiunan sebagai tanda terima kasih atas pengabdian mereka.
Pewarta : Kang Warsa
Dokumentasi : Agus Rustiawandi
DOKPIM KOTA SUKABUMI
Pranata Kehumasan
Ross Pristianasari