Rumah Singgah Kota Sukabumi Hadir di Bandung, Wujud Nyata Kepedulian untuk Warga

Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki meresmikan Rumah Singgah milik Pemerintah Kota Sukabumi yang berlokasi di Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Jumat (30/1) pagi.

Fasilitas ini disiapkan sebagai bentuk pelayanan bagi warga Kota Sukabumi yang menjalani pengobatan di Kota Bandung, khususnya di RSUP Dr. Hasan Sadikin dan RS Mata Cicendo.

Rumah singgah ini dapat dimanfaatkan secara gratis tanpa pungutan biaya oleh pasien dan keluarga pasien.

Bangunan dua lantai tersebut terdiri dari empat kamar dengan total 20 tempat tidur, dilengkapi ruang makan, musala, ruang cuci, serta dapur umum yang menyiapkan kebutuhan konsumsi penghuni selama menjalani pengobatan.

Selain tempat tinggal sementara, Pemerintah Kota Sukabumi juga menyiapkan layanan antar jemput menggunakan mobil ambulans dari titik kedatangan menuju rumah singgah maupun ke rumah sakit tujuan, untuk memudahkan mobilitas pasien dan keluarga.

Pengelolaan operasional rumah singgah dilakukan oleh Yayasan Filantra di bawah pimpinan CEO Filantra, Asep Nurdin.

Kehadiran Filantra menjadi jembatan kolaborasi sosial antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun sistem bantuan yang lebih luas, termasuk penguatan solidaritas sosial, wakaf, dan dukungan pembiayaan kemanusiaan tanpa memberatkan warga.

Dalam sambutannya, Wali Kota Sukabumi menegaskan bahwa rumah singgah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat pelayanan publik sekaligus menyelesaikan persoalan sosial di Kota Sukabumi.

Fokus utama pemerintah kota saat ini adalah menurunkan kemiskinan, mempercepat penanganan stunting, serta mengurangi pengangguran melalui berbagai program terpadu dan berkelanjutan.

Rumah singgah menjadi salah satu wujud nyata keberpihakan kepada masyarakat yang sedang berada dalam kondisi sulit, khususnya saat mengakses layanan kesehatan di luar daerah.

“Saya mengabdi untuk Kota Sukabumi dengan keikhlasan. Setiap kebijakan dan fasilitas yang dibangun harus bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, terutama mereka yang paling membutuhkan,” ujar Wali Kota.

Ia menekankan pentingnya timbal balik antara pemerintah dan warga. Partisipasi masyarakat melalui kewajiban pajak akan kembali dalam bentuk layanan dan fasilitas sosial yang nyata.

“Ketika masyarakat taat dan percaya, pemerintah wajib mengembalikan dalam bentuk pelayanan terbaik. Rumah singgah ini adalah salah satu contohnya,” tambahnya.

Wali Kota juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun kreativitas dan kepedulian sosial agar persoalan kemiskinan, stunting, dan pengangguran dapat diatasi secara gotong royong.

Pemerintah Kota Sukabumi menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Filantra dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga rumah singgah ini dapat terwujud dan langsung dimanfaatkan oleh masyarakat tanpa dipungut biaya.

Selain untuk tempat tinggal sementara pasien, rumah singgah ini juga terbuka untuk kegiatan sosial kemasyarakatan yang mendukung misi kemanusiaan dan kesehatan di lingkungan Kecamatan Cicendo.

Dengan hadirnya Rumah Singgah Pemerintah Kota Sukabumi di Kota Bandung, diharapkan warga yang berobat tidak lagi kesulitan tempat tinggal sementara, sekaligus menjadi langkah nyata memperkuat perlindungan sosial dan mempercepat upaya penurunan kemiskinan, stunting, dan pengangguran di Kota Sukabumi.

Pewarta : Indah
Dokumentasi : Fadhil

DOKPIM KOTA SUKABUMI
Pranata Kehumasan : Ross Pristianasari

0/Komentar

Silakan kirim saran dan komentar anda

Lebih baru Lebih lama

Headline