Wakil Wali Kota Sukabumi: Edukasi Pengelolaan Sampah Harus Dimulai dari Anak Usia Dini

Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menegaskan pentingnya edukasi pengelolaan sampah sejak usia dini saat menerima kunjungan edukasi anak-anak TK Islam PASIM Ar-Rayyan di Balai Kota Sukabumi, Selasa (27/01/2026).

Menurutnya, anak-anak merupakan generasi muda dan tunas bangsa yang harus memahami pengolahan sampah sejak dari rumah tangga masing-masing.

“Ya, terkait kunjungan dari TK hari ini, ada kunjungan dari anak-anak TK Islam PASIM Ar-Rayyan. Ini penting, karena sejak dini, dari rumah tangga masing-masing, ibu, ayah, dan anaknya harus paham tentang pengolahan sampah dari hulu,” ujar Bobby Maulana.

Ia menjelaskan bahwa anak-anak TK perlu dikenalkan pada pemilahan sampah karena cara tersebut merupakan langkah paling tepat untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Dalam kunjungan tersebut, para siswa tidak hanya melihat-lihat kondisi Balai Kota Sukabumi, tetapi juga ikut belajar memilah sampah.

“Supaya mereka paham, ternyata sampah plastik atau organik itu bisa dikumpulkan, kemudian dibuang di tempat yang sudah disiapkan,” katanya.

Wakil Wali Kota berharap kebiasaan tersebut dapat diterapkan di rumah dan di sekolah. Ia menuturkan bahwa sekolah juga dapat menjual sampah ke bank sampah sehingga memiliki tabungan yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk kegiatan wisata edukasi.

“Mudah-mudahan nanti di rumahnya juga terbiasa, membawa sampah ke sekolah,” ujarnya.

Bobby Maulana menyampaikan ke depan, ia berharap sekolah-sekolah lain juga dapat melakukan hal serupa secara berkala.

Ia juga menegaskan bahwa perhatian Pemerintah Kota Sukabumi terhadap persoalan sampah tidak hanya sebatas pada penyediaan armada dan petugas kebersihan.

Hal penting, menurutnya, penyelesaian persoalan sampah harus dimulai dari hulu melalui peningkatan kesadaran masyarakat.

Wakil Wali Kota juga menjelaskan bahwa kunjungan edukasi ke Balai Kota Sukabumi dilakukan melalui mekanisme resmi.

Sekolah yang ingin berkunjung harus bersurat ke Pemerintah Kota untuk kemudian dijadwalkan.

Dengan demikian, anak-anak dapat mengenal lingkungan pemerintahan sekaligus mendapatkan nilai tambah berupa edukasi lingkungan.

“Supaya mereka pulang ke rumah paham bahwa telat sampah itu tidak baik, bisa banjir, bisa ada penyakitnya. Edukasi itu yang ingin saya berikan kepada anak-anak Indonesia,” pungkasnya.

Pewarta           : Kang Warsa
Dokumentasi   : Dede Soleh

DOKPIM KOTA SUKABUMI
Pranata Kehumasan
Ross Pristianasari

0/Komentar

Silakan kirim saran dan komentar anda

Lebih baru Lebih lama

Headline