Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Dr. Hasto Kristiyanto, M.M., dr. Ribka Tjiptaning, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono, tokoh PDI Perjuangan Kota Sukabumi, jajaran pengurus DPD dan DPC PDI Perjuangan, serta seluruh fraksi PDI Perjuangan Kota dan Kabupaten Sukabumi.
Dalam sambutannya, Wali Kota H. Ayep Zaki menegaskan komitmen Pemerintah Kota Sukabumi dalam mendukung tujuan-tujuan mulia di bidang pelayanan kesehatan.
Ia menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan gratis sepenuhnya mendapat dukungan 100 persen dari pemerintah daerah. Sejak 1 Januari 2026, untuk puskesmas Pemerintah Kota Sukabumi telah memberlakukan kebijakan penghapusan retribusi pelayanan kesehatan, demi memastikan akses layanan kesehatan yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat.
Lebih lanjut, Wali Kota menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk mengawal dan membantu Klinik Waluya Sejati Abadi agar dapat naik kelas dari klinik pratama menjadi klinik utama.
Menurutnya, peningkatan kualitas fasilitas dan layanan kesehatan merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjamin pemenuhan hak dasar masyarakat.
Ia juga mengungkapkan bahwa komitmen tersebut dalam upaya pengentasan kemiskinan, kemiskinan ekstrem, serta penurunan angka stunting yang pada tahun 2025 berhasil ditekan hingga 7,2 persen di Kota Sukabumi.
Di akhir kegiatan, dilakukan peresmian Klinik Waluya Sejati Abadi oleh Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Dr. Hasto Kristiyanto bersama dr. Ribka Tjiptaning dan Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki melalui prosesi gunting pita.
Peresmian tersebut menandai resmi beroperasinya kembali klinik dengan fasilitas yang lebih optimal, dilanjutkan dengan peninjauan seluruh ruangan dan sarana prasarana sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kota Sukabumi.
Pewarta : Husen
Dokumentasi : Agus R
DOKPIM KOTA SUKABUMI
Pranata Kehumasan
Ross Pristianasari



Posting Komentar
Silakan kirim saran dan komentar anda