Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana, Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi, Kepala DPUTR, para perwakilan SKPD, para camat, perwakilan Direktur Perumda Air Minum Tirta Bumi Wibawa, pimpinan Bank BJB, serta para mitra kerja DPUTR.
Forum ini menjadi wadah strategis dalam menyusun perencanaan pembangunan infrastruktur yang selaras dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana menegaskan bahwa pelayanan publik harus menjadi dasar utama dalam setiap kebijakan pembangunan.
Ia mengapresiasi berbagai capaian dan prestasi yang telah diraih DPUTR, namun menekankan pentingnya penyelarasan program pembangunan dengan aspirasi masyarakat, khususnya dalam peningkatan kualitas infrastruktur.
Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan informasi kepada masyarakat, baik melalui forum perencanaan seperti Musrenbang maupun melalui pemanfaatan media sosial sebagai sarana komunikasi langsung dengan masyarakat.
Bobby Maulana menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Sukabumi terus berupaya mengoptimalkan pelayanan infrastruktur meskipun menghadapi tantangan pengurangan Transfer Keuangan Daerah (TKD).
Pemerintah daerah optimistis dapat meningkatkan APBD hingga mencapai target yang direncanakan melalui optimalisasi pajak daerah serta sinkronisasi program dengan pemerintah pusat dan provinsi.
Infrastruktur menjadi perhatian utama masyarakat sehingga diperlukan keseimbangan antara kebijakan fiskal dan pelayanan publik yang berkualitas, termasuk peningkatan literasi masyarakat terkait pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di wilayah Kota Sukabumi.
Ke depan, FPD diarahkan untuk mewujudkan grand design pembangunan yang berkeadilan, mencakup sektor pendidikan, kesehatan, pelayanan publik, dan infrastruktur yang merata.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan rencana relokasi Lapang Merdeka pada bulan April untuk menunjang fasilitas olahraga masyarakat serta perhatian terhadap penanganan persampahan di Kota Sukabumi.
Melalui pelaksanaan FPD Tahun 2026 yang berbasis Key Performance Indicator (KPI), diharapkan seluruh program pembangunan dapat terlaksana secara terukur dan optimal sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan jalan, gedung, serta infrastruktur lainnya secara berkelanjutan.
| Pewarta | : Husen |
| Dokumentasi | : Dede Soleh Saepul |
DOKPIM KOTA SUKABUMI |
|
| Pranata Kehumasan | : Ross Pristianasari |



Posting Komentar
Silakan kirim saran dan komentar anda