Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Jawa Barat Kunto Wibowo, Koordinator Advokasi BPJS Watch Timboel Siregar, GM Administration Semen Jawa Indra Laksono, Ketua Kader Norma Ketenagakerjaan Nasional Heri Wijaya, Kepala Disnaker Kabupaten Sukabumi Sigit Widarmadi, Rektor UMMI, perwakilan Kejaksaan Negeri, serta sejumlah perwakilan perusahaan dan pemangku kepentingan lainnya.
Dalam sambutannya, Kunto Wibowo menyampaikan bahwa perusahaan-perusahaan yang hadir merupakan perusahaan besar yang tidak hanya berkontribusi terhadap perekonomian daerah, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pekerja.
Ia mengapresiasi Pemerintah Kota Sukabumi yang telah menganggarkan dana DBHCHT guna memberikan perlindungan bagi pekerja berpenghasilan rendah, serta perlindungan bagi pekerja kategori rentan yang bersumber dari stimulus Provinsi Jawa Barat.
Kunto menegaskan bahwa manfaat BPJS Ketenagakerjaan disalurkan langsung kepada peserta maupun ahli waris, sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Kunto Wibowo juga menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi ajang pelaporan kepada para pemangku kepentingan dan perusahaan sebagai bentuk tanggung jawab serta transparansi pengelolaan dana.
Ia menambahkan, BPJS Ketenagakerjaan telah mengeluarkan manfaat hingga Rp10 triliun sebagai upaya mencegah kemiskinan melalui berbagai santunan bagi pekerja yang mengalami risiko kerja, baik ringan, berat, maupun meninggal dunia.
Selain itu, pengelolaan dana BPJS Ketenagakerjaan telah diaudit oleh lembaga independen seperti BPK, KPK, OJK, dan akuntan publik, dengan hasil predikat wajar.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki menyampaikan keynote speech yang menekankan fokus Pemerintah Kota Sukabumi dalam mengatasi pengangguran.
Sejak Januari 2026, Pemkot Sukabumi telah bermitra dengan P2MI, penyalur tenaga kerja domestik, serta BPJS Ketenagakerjaan untuk perlindungan pekerja migran.
Wali kota juga menyampaikan rencana pengembangan kawasan industri seluas 250 hektar yang ditargetkan selesai pada 2027.
Menutup sambutannya, Wali Kota secara resmi membuka kegiatan, dilanjutkan dengan penyerahan simbolis klaim BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan perusahaan serta pemberian penghargaan kepada perusahaan dengan kepesertaan terbaik.
| Pewarta | : Husen |
| Dokumentasi | : Dede Soleh |
DOKPIM KOTA SUKABUMI |
|
| Pranata Kehumasan | : Ross Pristianasari |



Posting Komentar
Silakan kirim saran dan komentar anda