Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang digelar di Masjid Jami Bidayatul Mutafakkirin, Pondok Pesantren Bidayatul Mutafakkirin, Selasa malam (6/1/2026).
Dalam sambutannya, Bobby menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj merupakan momentum penting untuk refleksi spiritual umat Islam.
Ia mengajak seluruh jamaah menjadikan Isra Mi’raj sebagai sarana memperkuat hubungan dengan Allah SWT serta memperbaiki kualitas ibadah dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Bobby Maulana mengingatkan bahwa Isra Mi’raj merupakan peristiwa agung ketika Allah SWT menurunkan perintah shalat lima waktu kepada Nabi Muhammad SAW.
Menurutnya, shalat memiliki peran fundamental dalam membentuk karakter pribadi dan masyarakat.
“Shalat bukan hanya kewajiban, tetapi tiang agama dan fondasi utama dalam membentuk pribadi yang disiplin serta berakhlakul karimah,” ujarnya.
Ia juga mengajak umat untuk meneladani sifat-sifat Rasulullah SAW, terutama dalam menjalankan amanah, tanggung jawab, serta kejujuran dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
Nilai-nilai tersebut dinilai relevan dalam menjawab tantangan zaman, termasuk dalam membangun pemerintahan dan masyarakat yang berintegritas.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota menyoroti peran strategis masjid dan pondok pesantren sebagai pusat pembinaan generasi muda.
Ia menilai pesantren memiliki kontribusi besar dalam mencetak insan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan moral.
“Pesantren dan masjid adalah benteng moral umat. Di sinilah nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan karakter luhur ditanamkan sejak dini,” ungkapnya.
Menurut Bobby Maulana, peran lembaga pendidikan keagamaan sejalan dengan visi Pemerintah Kota Sukabumi dalam mewujudkan masyarakat yang inovatif, mandiri, agamis, dan nasionalis.
Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga harus ditopang oleh kekuatan spiritual dan akhlak masyarakat.
Menutup sambutannya, Bobby menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya peringatan Isra Mi’raj tersebut.
Ia berharap kegiatan ini membawa keberkahan dan kedamaian bagi seluruh warga Kota Sukabumi.
“Kami meyakini, dengan masyarakat yang religius dan berakhlak mulia, Kota Sukabumi akan tumbuh menjadi kota yang aman, damai, dan penuh keberkahan,” pungkasnya.
Peringatan Isra Mi’raj ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran kolektif umat untuk terus memperbaiki diri, memperkuat nilai spiritual, serta berkontribusi positif dalam membangun Kota Sukabumi yang berkarakter dan berdaya saing.
Dalam sambutannya, Bobby menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj merupakan momentum penting untuk refleksi spiritual umat Islam.
Ia mengajak seluruh jamaah menjadikan Isra Mi’raj sebagai sarana memperkuat hubungan dengan Allah SWT serta memperbaiki kualitas ibadah dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Bobby Maulana mengingatkan bahwa Isra Mi’raj merupakan peristiwa agung ketika Allah SWT menurunkan perintah shalat lima waktu kepada Nabi Muhammad SAW.
Menurutnya, shalat memiliki peran fundamental dalam membentuk karakter pribadi dan masyarakat.
“Shalat bukan hanya kewajiban, tetapi tiang agama dan fondasi utama dalam membentuk pribadi yang disiplin serta berakhlakul karimah,” ujarnya.
Ia juga mengajak umat untuk meneladani sifat-sifat Rasulullah SAW, terutama dalam menjalankan amanah, tanggung jawab, serta kejujuran dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
Nilai-nilai tersebut dinilai relevan dalam menjawab tantangan zaman, termasuk dalam membangun pemerintahan dan masyarakat yang berintegritas.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota menyoroti peran strategis masjid dan pondok pesantren sebagai pusat pembinaan generasi muda.
Ia menilai pesantren memiliki kontribusi besar dalam mencetak insan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan moral.
“Pesantren dan masjid adalah benteng moral umat. Di sinilah nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan karakter luhur ditanamkan sejak dini,” ungkapnya.
Menurut Bobby Maulana, peran lembaga pendidikan keagamaan sejalan dengan visi Pemerintah Kota Sukabumi dalam mewujudkan masyarakat yang inovatif, mandiri, agamis, dan nasionalis.
Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga harus ditopang oleh kekuatan spiritual dan akhlak masyarakat.
Menutup sambutannya, Bobby menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya peringatan Isra Mi’raj tersebut.
Ia berharap kegiatan ini membawa keberkahan dan kedamaian bagi seluruh warga Kota Sukabumi.
“Kami meyakini, dengan masyarakat yang religius dan berakhlak mulia, Kota Sukabumi akan tumbuh menjadi kota yang aman, damai, dan penuh keberkahan,” pungkasnya.
Peringatan Isra Mi’raj ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran kolektif umat untuk terus memperbaiki diri, memperkuat nilai spiritual, serta berkontribusi positif dalam membangun Kota Sukabumi yang berkarakter dan berdaya saing.
Pewarta : Kang Warsa
Dokumentasi : Agus R
DOKPIM KOTA SUKABUMI
Pranata Kehumasan
Ross Pristianasari





Posting Komentar untuk "Momentum Isra Mi’raj, Wakil Wali Kota Sukabumi Ajak Umat Perkuat Fondasi Spiritual dan Akhlak"
Silakan kirim saran dan komentar anda