Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri Musrenbang Kecamatan Cibeureum dan Musrenbang Kecamatan Cikole pada Rabu, 28 Januari 2026.
Pada Musrenbang Kecamatan Cibeureum yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Cibeureum, ia menyampaikan bahwa pembangunan Kota Sukabumi tidak boleh terjebak pada pola lama, melainkan harus menatap masa depan secara konstitusional, terencana, dan berkelanjutan.
Musrenbang dinilai menjadi ruang penting untuk menyelaraskan kebutuhan masyarakat dengan kebijakan pembangunan daerah agar mampu menjawab tantangan ke depan.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Bappeda, perwakilan SKPD terkait, Camat Cibeureum beserta unsur Muspika, PKK kecamatan, para lurah se-Kecamatan Cibeureum, LPM, TKSK, PKH, Forum Anak, Forum Disabilitas Kota Sukabumi, organisasi kepemudaan, serta Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan.
Dalam pemaparannya, Wali Kota Ayep Zaki mengungkapkan kondisi APBD Kota Sukabumi Tahun 2026 yang berada pada kisaran Rp1,175 triliun dengan belanja sekitar Rp1,195 triliun, lebih rendah dibandingkan APBD tahun sebelumnya yang mencapai sekitar Rp1,32 triliun.
Kondisi tersebut, menurutnya, menuntut kerja keras dan sinergi seluruh pihak untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ia pun mengajak seluruh perangkat daerah untuk bersama-sama mengejar peningkatan APBD dalam 11 bulan ke depan dengan target di atas Rp1,35 triliun hingga mendekati Rp1,4 triliun.
Pada kesempatan tersebut, ia juga menyerahkan santunan melalui inovasi BERGEBU MATAHATIKU bagi balita bermasalah gizi dari keluarga rawan stunting.
Program yang telah berjalan selama 16 bulan ini bersumber dari infak ASN dan kolaborasi dengan Forkopimcam Cibeureum, dengan total dana hampir Rp17 juta.
Selain itu, disalurkan pula bantuan melalui inovasi CIBEUREUM BERMARTABAT bagi lansia yang didanai dari zakat ASN Kecamatan Cibeureum.
Sementara itu, Camat Cibeureum Yanwar Ridwan menyampaikan bahwa Kecamatan Cibeureum memiliki luas wilayah 874,74 hektare dengan jumlah penduduk sekitar 45.217 jiwa yang tersebar di 42 RW dan 177 RT, serta memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan wilayah kabupaten.
Untuk tahun 2026, Kecamatan Cibeureum mengusulkan 22 kegiatan fisik dan 21 kegiatan nonfisik, di antaranya pembangunan gapura Kecamatan Cibeureum, Kantor Kelurahan Babakan, serta penguatan kapasitas kepemudaan guna mendorong Cibeureum yang maju, bermartabat, dan berdaya saing.
Musrenbang Kecamatan Cikole
Komitmen serupa juga ditegaskan H. Ayep Zaki saat menghadiri Musrenbang Kecamatan Cikole yang digelar di Ruang Pertemuan Kecamatan Cikole.
Dalam forum yang dihadiri Kepala Bappeda, para kepala SKPD terkait, Camat Cikole, Ketua TP PKK Kota Sukabumi, serta para lurah dan Kasi PPM se-Kecamatan Cikole tersebut, Wali Kota menekankan bahwa Musrenbang tidak boleh sekadar menjadi agenda seremonial tahunan.
Menurutnya, Musrenbang harus melahirkan hasil nyata yang berdampak langsung pada masyarakat.
Ia menyoroti perlunya perubahan pola pikir dalam perencanaan pembangunan, dari yang selama ini cenderung berfokus pada belanja dan pengeluaran, menjadi perencanaan yang juga menekankan penguatan pendapatan daerah.
Dengan APBD yang sehat dan tumbuh berkelanjutan, pembangunan diyakini dapat berjalan lebih optimal.
Wali Kota Ayep Zaki menegaskan komitmennya untuk memanfaatkan lima tahun masa kepemimpinan secara maksimal guna meningkatkan APBD Kota Sukabumi hingga mencapai sekitar Rp1,4 triliun.
Dengan APBD yang kuat, Pemerintah Kota Sukabumi diharapkan mampu mempercepat pembangunan, menurunkan angka pengangguran dan stunting, serta mengentaskan kemiskinan.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintahan untuk tetap kompak, solid, dan bersatu dalam mewujudkan Kota Sukabumi yang maju, adil, dan makmur.
| Pewarta | : Husen |
| Dokumentasi | : Dede Soleh Saepul |
DOKPIM KOTA SUKABUMI |
|
| Pranata Kehumasan | : Ross Pristianasari |





Posting Komentar
Silakan kirim saran dan komentar anda