Pernyataan tersebut disampaikan Bobby Maulana di hadapan pimpinan pondok pesantren, para alim ulama, tokoh masyarakat, serta para santri yang hadir dalam acara peresmian pesantren.
Kehadiran Ponpes An-Nawawi dinilai menjadi harapan baru bagi penguatan pendidikan keagamaan di Kota Sukabumi, seiring dengan tantangan zaman yang semakin kompleks.
Wakil Wali Kota menegaskan bahwa di tengah arus globalisasi dan perubahan sosial yang cepat, pesantren memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan moral.
Menurutnya, santri diharapkan mampu tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berakhlakul karimah, serta memberi kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Lebih lanjut, Bobby Maulana menyampaikan bahwa pembangunan daerah tidak semata-mata diukur dari kemajuan infrastruktur fisik, melainkan dari kualitas sumber daya manusianya.
Oleh karena itu, keberadaan lembaga pendidikan keagamaan seperti Ponpes An-Nawawi sangat sejalan dengan visi Pemerintah Kota Sukabumi dalam membangun peradaban yang religius dan berkarakter.
“Pemerintah Kota Sukabumi berkomitmen untuk terus mendukung lembaga pendidikan keagamaan sebagai mitra strategis pembangunan. Kami berharap Ponpes An-Nawawi dapat berkembang menjadi pusat pendidikan Islam yang unggul, melahirkan santri yang berwawasan luas, toleran, serta memiliki semangat kebangsaan yang kuat,” pungkasnya.
Peresmian pondok pesantren ditandai dengan gunting pita oleh Wakil wali Kota Sukabumi sebagai simbol untuk memutuskan "kebodohan" dengan cahaya pengetahuan.
Pewarta : Kang Warsa
Dokumentasi : Agus R
DOKPIM KOTA SUKABUMI
Pranata Kehumasan
Ross Pristianasari



Posting Komentar
Silakan kirim saran dan komentar anda