Ketua TP PKK Kota Sukabumi Dorong Sinergi Organisasi Perempuan Perkuat Pembangunan SDM Berakhlak

Ketua TP PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, menghadiri kegiatan Silaturahmi Awal Tahun 2026 dan Sharing Program Organisasi Perempuan yang diselenggarakan oleh Divisi Perempuan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Kota Sukabumi, pada Kamis, 15 Januari 2026, bertempat di Cafe Fresh Milack, Jalan Syamsudin S.H., Kota Sukabumi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rapat kerja Divisi Perempuan DKM Masjid Agung Kota Sukabumi yang dilaksanakan sejalan dengan jargon Sukabumi Bercahaya, serta visi mewujudkan masyarakat yang kreatif, kolaboratif, dan berperadaban Islam. Masjid diposisikan sebagai pusat kegiatan ibadah, pendidikan, ekonomi, dan sosial kemasyarakatan.

Divisi Perempuan DKM Masjid Agung menegaskan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai sumber lahirnya kegiatan keumatan yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Salah satu fokus utama adalah pemanfaatan digital sebagai sarana dakwah serta penguatan sinergi Majelis Taklim Muslimah untuk memperdalam ilmu agama.

Melalui kolaborasi lintas organisasi perempuan, kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan pemahaman perempuan terkait peran dalam rumah tangga, pendidikan dan pengasuhan anak, serta pemberdayaan perempuan melalui pelatihan keterampilan. Selain itu, edukasi kesehatan dan parenting Islami bagi ibu muda juga menjadi perhatian guna mencetak generasi yang berakhlak dan berkualitas.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua TP PKK Kota Sukabumi, Ketua Muslimah Kota Sukabumi, Ketua Persistri, Ketua Aisyiyah, Ketua PUI, Ketua BKMM, para pengurus, serta enam organisasi kemasyarakatan perempuan.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kota Sukabumi Ranty Rachmatilah menyampaikan bahwa perencanaan program harus melihat gambaran besar pembangunan manusia untuk empat tahun ke depan. Menurutnya, program yang dijalankan tidak boleh terlepas dari Asta Cita dan Panca Waluya, serta harus saling terhubung dengan program di masing-masing organisasi.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama dari seluruh program adalah membangun bangsa Indonesia, tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui penguatan sumber daya manusia. Pendidikan, khususnya pendidikan akhlak anak, dinilai lebih penting agar generasi ke depan tumbuh cerdas secara moral dan berkarakter.

Dalam kesempatan tersebut, Ranty Rachmatilah juga menyinggung harmonisasi kehidupan beragama di Kota Sukabumi yang telah ditetapkan sebagai kota toleransi ke-6 di Indonesia. Menurutnya, pembangunan manusia harus dilandasi keadilan sosial, kemandirian, nilai moral, serta kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut, ia menjelaskan peran strategis TP PKK dalam pembangunan keluarga melalui berbagai program, di antaranya penguatan pola asuh anak dan remaja di era digital, pengembangan taman bacaan masyarakat, pemanfaatan tanaman obat keluarga, serta upaya penurunan angka stunting yang saat ini tercatat menurun hingga 7,9 persen.

Ia menegaskan bahwa stunting merupakan kondisi gagal tumbuh permanen yang berkaitan erat dengan pola asuh, asupan gizi, serta lingkungan. Oleh karena itu, upaya pencegahan harus dilakukan dari hulu ke hilir, mulai dari edukasi pra-kehamilan, pencegahan pernikahan dini, hingga pemenuhan gizi pada 1.000 hari pertama kehidupan.

Program perlindungan ibu dan anak terus dimaksimalkan melalui penguatan Posyandu dengan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), pembinaan karakter masyarakat, serta program PKK Goes to School sebagai upaya edukasi langsung ke sekolah-sekolah. Selain itu, kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah juga menjadi bagian penting dalam mendukung kualitas hidup keluarga.

Melalui silaturahmi dan sharing program ini, Pemerintah Kota Sukabumi berharap terbangun kesamaan persepsi, sinergi, dan kolaborasi berkelanjutan antarorganisasi perempuan dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia yang berakhlak, sehat, berdaya, dan berkelanjutan di Kota Sukabumi.

Pewarta           : Indah
Dokumentasi   : Dede Soleh Saepul

DOKPIM KOTA SUKABUMI
Pranata Kehumasan
Ross Pristianasari

0/Komentar

Silakan kirim saran dan komentar anda

Lebih baru Lebih lama

Headline