| Pewarta | : Agung |
| Dokumentasi | : Fadhil |
DOKPIM KOTA SUKABUMI |
|
| Pranata Kehumasan | : Ross Pristianasari |
Sinergi TP PKK dan Dinas Kesehatan Kota Sukabumi Dorong Graduasi Stunting di Puskesmas Sukakarya
Pemerintah Kota Sukabumi terus memperkuat komitmen dalam percepatan penurunan angka stunting melalui kolaborasi lintas sektor. Hal tersebut diwujudkan dalam kegiatan Sinergitas dan Kolaborasi Dinas Kesehatan bersama TP PKK Kota Sukabumi serta Kegiatan Graduasi Stunting yang dilaksanakan pada Senin (09/02/2026) bertempat di Puskesmas Sukakarya, Kecamatan Warudoyong.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua TP PKK Kota Sukabumi Ranty Rachmatillah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Camat Warudoyong, Lurah Sukakarya, Kepala UPTD Puskesmas Sukakarya, serta ibu hamil, balita, dan orang tua balita. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penyaluran bantuan pangan berupa telur kepada 11 balita dan 5 ibu hamil, masing-masing menerima 60 butir telur sebagai dukungan peningkatan asupan gizi.
Ranty Rachmatillah menyampaikan bahwa kegiatan graduasi stunting merupakan bagian dari ikhtiar bersama dalam mewujudkan generasi Kota Sukabumi yang sehat, kuat, dan berkualitas. Ia menegaskan bahwa pemerintah hadir tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga membawa pesan kepedulian dan kebersamaan kepada masyarakat.
“Program ini bukan sekadar pembagian telur, tetapi wujud nyata bahwa ibu hamil dan anak-anak tidak berjuang sendiri. Pemerintah Kota Sukabumi ingin memastikan setiap anak mendapatkan hak tumbuh kembang yang optimal sejak dalam kandungan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa gerakan Satu ASN Satu Telur menjadi bentuk solidaritas aparatur sipil negara dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat. Telur dipilih karena mudah diperoleh, terjangkau, dan memiliki kandungan protein tinggi yang sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan balita serta kesehatan ibu hamil dan menyusui.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Sukabumi berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi keluarga semakin meningkat, serta terbangun kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Upaya ini diharapkan mampu mempercepat penurunan stunting secara bertahap dan berdampak langsung bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Suka
bumi.



Posting Komentar
Silakan kirim saran dan komentar anda