Kegiatan ini menjadi momentum penting tidak hanya sebagai ajang silaturahmi pasca-Ramadan, tetapi juga sebagai ruang refleksi spiritual dan penguatan mental bagi para perempuan, khususnya anggota DWP.
Ketua DWP Kota Sukabumi, Yanti Lestari Andang, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar seremoni, melainkan momentum spiritual yang sarat makna.
“Esensi Halal Bihalal dapat ditemukan dalam nilai ketakwaan, saling memaafkan, mengelola amarah, serta memperkuat ukhuwah dan persaudaraan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Halal Bihalal merupakan ibadah sekaligus tradisi sosial-keagamaan yang harus terus dilestarikan. “Memaafkan bukanlah tanda kelemahan, melainkan kekuatan hati. Melalui saling memaafkan, kita dapat mempererat persaudaraan serta memperoleh ampunan dari Allah SWT,” lanjutnya.
Sementara itu, Penasihat DWP Kota Sukabumi, Kia Florita Bobby Maulana, menyoroti kondisi efisiensi anggaran yang berdampak pada sejumlah program organisasi. Ia menyampaikan bahwa beberapa kegiatan, termasuk program PKK, mengalami keterbatasan dalam pelaksanaannya.
“Meski dalam kondisi efisiensi, kita tetap harus berupaya menjalankan program dengan kolaborasi. Salah satu fokus saat ini adalah penanganan permasalahan sampah, yang perlu ditekan secara bertahap melalui kerja sama berbagai pihak,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan pentingnya semangat kolaborasi, meskipun DWP tidak memiliki anggaran yang besar. “Setiap kebaikan pasti ada jalannya. Dengan kolaborasi, program tetap bisa berjalan dan memberi manfaat,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, juga dibahas isu kesehatan mental perempuan di era modern, khususnya di tengah pengaruh media sosial yang dapat memicu perasaan iri terhadap pencapaian orang lain.
Perempuan, menurutnya, memiliki peran multitasking yang kompleks, mulai dari keluarga hingga pekerjaan, sehingga membutuhkan kekuatan mental untuk tetap “waras” dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.
“Setiap orang memiliki cara masing-masing untuk menjaga kewarasan. Ujian hidup adalah bagian dari proses pembelajaran. Dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT, kita dapat lebih kuat dalam menghadapi berbagai tantangan,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap pemimpin memiliki tanggung jawab atas peran yang diembannya, serta pentingnya kesadaran bahwa setiap ujian akan datang sesuai dengan kemampuan masing-masing individu.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memberikan bekal spiritual dan mental bagi para perempuan untuk terus bertumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Melalui momen Halal Bihalal ini, semoga kita semua dapat dipertemukan kembali dengan Ramadan tahun depan dalam keadaan sehat, serta menjadi pribadi yang lebih bermanfaat bagi orang banyak,” pungkasnya.
| Pewarta | : Indah |
| Dokumentasi | : Agus R |
DOKPIM KOTA SUKABUMI |
|
| Pranata Kehumasan | : Ross Pristianasari |



Posting Komentar
Silakan kirim saran dan komentar anda