15 Desember 2021



SUKABUMI--Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) ke-7 Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Sukabumi di Gedung Pusat Kajian Islam Sukabumi, Rabu (15/12). 

Di awal sambutan wali kota menyampaikan pandemi tidak hanya berdampak pada kesehatan, ekonomi tapi juga pada pendidikan khususnya pendidikan yang dikelola perguruan swasta yang harus bertahan di situasi pandemi. '' Perguruan swasta harus bersemangat dan bertahan dengan situasi yang ada dengan melakukan perbaikan,'' ujar Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi.

BMPS yang didirikan sejak 1971 merupakan wadah berkumpulnya perguruan swasta yang bersepakat membuat forum atau wadah non profit dalam mengangkat harkat dan martabat pendidikan. Selain itu bersepakat tidak mungkin tujuan dan cita-cita nasional terwujud tanpa didukung pendidikan salah satunya melalui BMPS.

Terutama kata Fahmi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, memajukan kesejahteraan umat dan ikut dalam perdamaian dunia sebagaima terkandung dalam pembukaan UUD 1945. Dasar pemikiran didirikan BPMPS untuk memotivasi perguruan swasta dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan di perguruan swasta.

'' BMPS, wadah menghimpun perguruan swasta dalam rangka meningkatkan kualitas dan kuantitas dan tugas berat di masa pandemi,'' cetus Fahmi. Dalam musda diharapkan disepakati program dan kegiatan di masa mendatang serta membuat kesepakatan penyelamatan dan pengembangan perguruan swasta dengan merumuskan kebijakan strategiz dengan pemda dan langkah lainnya.

Pandemi lanjut Fahni, membuat perencanaan diatur ulang dan pandemi juga harus mendekatkan pada percepatan teknologi dan informasi. Itulah sebabnya perguruan swasta harus melibatkan teknologi dan informasi. Tantangan yang harus dijawab program kerja BMPS adalah membangun kebersamaan diantara anggota.

Selain itu melahirkan program kerja terbaik dan bersinergi dengan pemda serta melahirkan kepengurusan yang solid dan mampu menghadapi tantangan zaman.

0 Tanggapan

Silakan kirim saran dan komentar anda