Swara Perintis FM - 93.1 MHz - My City My Radio

Gerakan Pangan Murah Serentak Digelar, Pemkot Sukabumi Tekan Inflasi dan Perkuat Ekosistem Pangan Nasional

Pemerintah Kota Sukabumi melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di seluruh kecamatan pada Sabtu (30/8).

Kegiatan ini diawali dengan zoom meeting bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Pertanian, yang kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan bazar pangan murah di titik-titik lokasi setiap kecamatan.

Di Kota Sukabumi, GPM dipusatkan di Kecamatan Citamiang dan dihadiri langsung Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, bersama Camat Citamiang dan para lurah.

Dalam kegiatan ini, Bulog menyalurkan tujuh ton beras di setiap kecamatan dengan harga Rp60.000 per pack, lebih murah dari Harga Eceran Tertinggi (HET), untuk membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menekan inflasi.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bobby Maulana menegaskan bahwa GPM merupakan gerakan pangan dan sembako murah yang digelar serentak di seluruh Indonesia.

Ia menjelaskan, pemilihan momentum akhir Agustus bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia agar semangat kebersamaan semakin terasa.

“Gerakan pangan murah ini adalah langkah nyata pemerintah untuk memperkuat ekosistem pangan yang matang dan berkelanjutan,” ujarnya.

Bobby juga menyampaikan arahan Presiden yang menetapkan 17 Instruksi Presiden (Inpres) terkait pangan nasional, menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memperkuat sektor pangan.

Bobby menambahkan bahwa sepanjang 2025 Indonesia belum melakukan impor beras, dengan cadangan stok nasional mencapai empat juta ton. Menurutnya, ini menjadi pencapaian penting dalam upaya kemandirian pangan.

“Kalau dicek, tahun 2024 stoknya sekitar tiga juta ton, dan tahun ini sekitar empat juta ton. Artinya, tahun ini belum ada impor dan itu sangat baik.Semua pihak berupaya menekan inflasi, termasuk Kota Sukabumi yang beberapa waktu lalu cukup tinggi,” ujarnya.

Bobby menegaskan, kualitas beras medium yang disediakan Bulog dalam bazar murah ini sangat membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan.

Ia berharap program GPM dapat berjalan optimal dan mendorong kerja sama antara pemerintah dengan masyarakat.

“Cita-citanya pada 2026 Indonesia bisa menjadi eksportir pangan. Semoga ini terwujud dan kita semua bisa mendukung program pemerintah pusat demi kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.

GPM di Kota Sukabumi pun disambut antusias oleh warga yang memanfaatkan kesempatan membeli beras dengan harga terjangkau.

Momentum ini tidak hanya menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga, tetapi juga memperlihatkan langkah konkret memperkuat ketahanan pangan dan menekan inflasi.

Pewarta           : Kang Warsa
Dokumentasi   : Agus Rustiawandi

DOKPIM KOTA SUKABUMI
Pranata Kehumasan
Ross Pristianasari

Posting Komentar untuk "Gerakan Pangan Murah Serentak Digelar, Pemkot Sukabumi Tekan Inflasi dan Perkuat Ekosistem Pangan Nasional"