Pengajian Rutin PKK Kota Sukabumi: Kembali ke Fitrah, Restart Hari, Update Diri

Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi menggelar kegiatan Tadarus Ramadhan 1447 H dalam rangka Pengajian Rutin PKK yang berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Sukabumi pada Jumat (13/3).

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua TP PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, jajaran pengurus, serta kader PKK Kota Sukabumi.

Kegiatan diawali dengan sambutan sekaligus pembukaan oleh Ketua TP PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa pengajian ini menjadi wadah untuk belajar bersama, memperkuat pemahaman keagamaan, serta menjadikan momentum Ramadhan sebagai waktu untuk memperbaiki diri.

Dalam tausiyahnya, Ranty Rachmatilah mengajak para peserta untuk memahami bahwa struktur Al-Qur’an dapat diibaratkan sebagai bangunan yang sempurna atau pohon yang utuh.

Surah Al-Fatihah dikenal sebagai Ummul Kitab atau induk Al-Qur’an yang menjadi inti dari keseluruhan pesan Al-Qur’an.

Selanjutnya, surat-surat panjang (Al-Tiwal) berfungsi sebagai isi dan penjelasan yang lebih rinci, sementara surat-surat pendek (Al-Mufassal) menjadi kesimpulan sekaligus esensi dari pesan yang disampaikan.

Lebih lanjut, ia mengajak peserta merenungkan makna Surah Ad-Duha yang sering dimaknai sebagai “pelukan dari Allah” bagi hamba-Nya yang sedang merasa lelah.

Dalam kehidupan, terkadang seseorang merasa doanya belum dijawab, usahanya terasa berat, atau bahkan merasa seolah Allah jauh.

Melalui surah ini, Allah menegaskan bahwa Dia tidak pernah meninggalkan hamba-Nya, dan setiap kesulitan memiliki hikmah serta waktu terbaik untuk dijawab.

Selain itu, disampaikan pula makna dari Surah Al-Insyirah, yang secara bahasa berasal dari kata insyirah, yaitu meluaskan sesuatu hingga terasa lapang dan memudahkan segala hal yang masuk di dalamnya.

Surah ini mengajarkan bahwa di balik setiap ujian selalu terdapat harapan dan solusi. Ujian dalam kehidupan bukanlah sesuatu yang datang tanpa tujuan, melainkan bagian dari desain dan sistematika kehidupan yang telah Allah tetapkan untuk menguatkan serta mendewasakan manusia.

Dalam kesempatan tersebut juga ditekankan pentingnya tawakal, yaitu sikap berserah diri sepenuhnya kepada Allah setelah melakukan usaha terbaik.

Tawakal bukan berarti pasrah tanpa usaha, melainkan meyakini bahwa setelah ikhtiar maksimal, hasil terbaik sepenuhnya berada dalam ketentuan Allah.

Sikap tawakal inilah yang mampu menghadirkan ketenangan hati dan keyakinan bahwa setiap proses kehidupan memiliki makna.

Sebagai penutup, Ranty Rachmatilah menyampaikan bahwa cara Allah menjawab doa dan harapan manusia tidak selalu dalam bentuk yang sama.

Pertama, Allah dapat memberikan langsung apa yang kita minta. Kedua, Allah menunda pemberian tersebut hingga kita benar-benar siap menerimanya.

Ketiga, Allah mengganti apa yang kita inginkan dengan sesuatu yang sebenarnya lebih kita butuhkan.

Melalui kegiatan pengajian ini, diharapkan para kader PKK Kota Sukabumi dapat semakin memperkuat spiritualitas serta menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga maupun dalam pengabdian kepada masyarakat.

Pewarta : Kenyata
Dokumentasi : Fadhil

DOKPIM KOTA SUKABUMI
Pranata Kehumasan : Ross Pristianasari

0/Komentar

Silakan kirim saran dan komentar anda

Lebih baru Lebih lama

Headline