Kegiatan tersebut dihadiri Kabag Perekonomian selaku pengawas, jajaran sekretaris dan pengawas perusahaan daerah, Direktur Perumda Tirta Bumi Wibawa Buki Wibawa, serta seluruh pengurus dan pegawai Perumda TBW dan PD Waluya.
Dalam arahannya, Wali Kota menekankan pentingnya perubahan mindset seluruh jajaran perusahaan daerah.
Menurutnya, Perumda bukan hanya lembaga pelayanan masyarakat, melainkan perusahaan milik daerah yang secara hukum juga harus mampu menghasilkan keuntungan.
Ia menjelaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi bagian penting dari kinerja perusahaan.
Namun di sisi lain, perusahaan daerah harus mampu mengelola sumber daya secara profesional sehingga memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Selama ini mindset kita sering hanya melayani masyarakat, misalnya dalam penyediaan air. Ke depan kita harus berpikir bagaimana layanan tersebut juga mampu menghasilkan profit yang sehat bagi perusahaan dan daerah,” ujarnya.
Wali Kota juga menyampaikan bahwa kontribusi BUMD sangat penting dalam mendorong pembangunan Kota Sukabumi.
Target peningkatan kinerja dan profit perusahaan harus terus ditingkatkan melalui penguatan manajemen, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta komunikasi yang intens dengan Tim Percepatan Pembangunan Kota Sukabumi (TKPP).
Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa Perumda TBW memiliki aset sekitar Rp83 miliar.
Dengan aset tersebut, perusahaan diharapkan mampu menghasilkan keuntungan minimal 10 persen dari nilai aset serta meningkatkan pertumbuhan profit hingga 30 persen setiap tahun. Saat ini TBW didukung oleh sekitar 82 pegawai.
Sementara itu PD Waluya memiliki aset sekitar Rp313 juta dengan delapan pegawai.
Perusahaan tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kinerja dan menghasilkan profit minimal 10 persen dari nilai aset yang dimiliki.
Wali Kota menegaskan bahwa integritas, profesionalisme, serta komitmen kerja menjadi hal utama yang harus dimiliki oleh seluruh pegawai.
Ia juga mendorong adanya pakta integritas bagi seluruh sumber daya manusia agar pengelolaan perusahaan berjalan secara transparan dan akuntabel.
Dalam lima tahun ke depan, Pemerintah Kota Sukabumi menargetkan perusahaan daerah dapat menjadi entitas bisnis yang sehat, kuat, dan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan daerah.
“Saya tidak mau rakyat Kota Sukabumi miskin. Salah satu cara untuk memperkuat pembangunan adalah dengan meningkatkan PAD, dan hasilnya harus kembali kepada masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan,” tegasnya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Wali Kota juga menekankan strategi penguatan melalui konsep 5M, yaitu penguatan Man (SDM), Management (manajemen), Material (sumber daya), Machine (peralatan dan sistem), serta Money (anggaran).
Di akhir arahannya, Wali Kota mengajak seluruh jajaran Perumda TBW dan PD Waluya untuk bekerja secara kompak, solid, dan profesional demi kemajuan Kota Sukabumi serta peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.
| Pewarta | : Indah |
| Dokumentasi | : Agus R |
DOKPIM KOTA SUKABUMI |
|
| Pranata Kehumasan | : Ross Pristianasari |



Posting Komentar
Silakan kirim saran dan komentar anda