Ketua Dekranasda Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, menegaskan kepengurusan baru juga menjadi momentum memperkuat organisasi sekaligus menyiapkan produk unggulan daerah agar mampu bersaing di tingkat yang lebih luas.
Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Pelantikan Pengurus Pengganti Antar Waktu (PAW) Dekranasda Kota Sukabumi Periode 2025–2030 yang digelar pada Senin (22/6/2026).
Dalam sambutannya, H. Ayep Zaki menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus yang baru dilantik sekaligus mendorong agar Dekranasda terus bergerak adaptif menghadapi perkembangan industri kreatif.
“Selamat kepada para pengurus yang baru dilantik. Saya mengajak seluruh jajaran Dekranasda untuk terus berinovasi dalam mengembangkan potensi kerajinan dan ekonomi kreatif daerah,” ujar H. Ayep Zaki.
Seturut Wali Kota Sukabumi, Dekranasda memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pengembangan produk lokal yang memiliki daya saing.
Karena itu, pengurus diharapkan segera melakukan konsolidasi organisasi, memperkuat digitalisasi pemasaran, serta meningkatkan pembinaan dan regenerasi perajin muda.
Ia juga mendorong penguatan sinergi dengan perangkat daerah, sektor perbankan, akademisi, komunitas kreatif hingga dunia usaha agar produk unggulan Kota Sukabumi semakin dikenal dan memiliki nilai tambah ekonomi.
“Dekranasda perlu memperluas kerja sama agar produk-produk unggulan Kota Sukabumi dapat naik kelas dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Dekranasda Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, menyampaikan bahwa pelantikan PAW dilakukan sebagai langkah penyesuaian dan penguatan struktur organisasi.
“PAW ini dilakukan karena dalam SK sebelumnya ada beberapa pengurus yang sudah keluar, berpindah tugas, dan tidak lagi menjadi bagian dari Pemerintah Kota Sukabumi. Untuk merapikan dan memastikan organisasi tetap berjalan optimal, posisi-posisi yang kosong perlu diisi kembali,” ujar Ranty saat diwawancarai usai pelantikan.
Ia menambahkan, penguatan kepengurusan menjadi penting agar Dekranasda dapat menjalankan fungsi pembinaan, pendampingan, dan promosi bagi para pelaku ekonomi kreatif secara lebih efektif.
Ranty juga menyinggung perkembangan persiapan menghadapi kegiatan PKJB yang menjadi ajang promosi produk unggulan daerah. Seturut Ketua Dekranasda, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebelumnya meminta setiap daerah mengusulkan lima produk terbaik untuk melalui proses seleksi.
“Awalnya kita diminta mengusulkan lima item terbaik. Setelah melalui proses seleksi dari Dekranasda Provinsi Jawa Barat, yang lolos ada tiga produk unggulan Kota Sukabumi,” ungkapnya.
Tiga produk tersebut terdiri atas batik, produk tas, dan kerajinan batu. Batik menjadi salah satu produk yang telah dipastikan masuk dalam tahapan berikutnya, sementara produk tas dan batu terus dipersiapkan untuk ditampilkan bersama produk unggulan daerah lain di Jawa Barat.
Ranty berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi para perajin untuk terus meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
“Dekranasda adalah rumah bersama bagi perajin dan pelaku usaha kreatif. Dengan semangat kolaborasi, kita ingin produk lokal Sukabumi semakin dikenal dan menjadi kebanggaan daerah,” tutupnya.
| Pewarta | : Zauhara - Kang Warsa |
| Dokumentasi | : Dede Soleh |
DOKPIM KOTA SUKABUMI |
|
| Pranata Kehumasan | : Ross Pristianasari |




Posting Komentar
Silakan kirim saran dan komentar anda