Kegiatan yang mengusung tema “5 Tahun Mengabdi Menebar Manfaat” tersebut dihadiri unsur Forkopimcam, camat, lurah, pembina Widal Foundation Abah Yose, para donatur, relawan, serta masyarakat.
Acara diawali dengan pembacaan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan lima tahun Widal Foundation dalam menjalankan berbagai program sosial dan kemanusiaan.
Santunan kepada anak yatim yang telah menjadi agenda tahunan organisasi tersebut kembali digelar sebagai bentuk kepedulian nyata kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Widal Foundation atas kiprahnya yang konsisten menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
“Selamat Milad ke-5 untuk Widal Foundation. Lima tahun bukanlah waktu yang singkat. Ini menunjukkan komitmen dan konsistensi dalam mengabdi serta menebar manfaat kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa setiap kegiatan sosial yang memberikan dampak positif bagi masyarakat tentu layak mendapatkan apresiasi.
Menurutnya, keberadaan Widal Foundation menjadi salah satu contoh nyata bagaimana komunitas dan organisasi masyarakat dapat berkontribusi membantu pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial.
“Kegiatan yang baik tentu harus diapresiasi setinggi-tingginya. Kepedulian yang terus dijaga dan dijalankan secara konsisten menjadi modal penting dalam membangun masyarakat yang lebih peduli, lebih kuat, dan lebih sejahtera,” katanya.
Bobby menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah dengan berbagai komunitas, organisasi sosial, dunia usaha, serta para relawan merupakan bagian penting dalam upaya mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menilai keberadaan Widal Foundation selama ini telah menunjukkan semangat gotong royong dan toleransi yang menjadi kekuatan bangsa.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Permasalahan sosial harus diselesaikan secara bersama-sama. Karena itu, kami mengapresiasi Widal Foundation yang terus hadir melalui berbagai program dan kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia berharap semakin banyak organisasi masyarakat dan komunitas yang mengambil peran aktif dalam pembangunan sosial.
Kehadiran mereka dinilai mampu memperluas jangkauan pelayanan dan kepedulian kepada masyarakat, terutama kelompok rentan yang membutuhkan perhatian bersama.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota juga mengingatkan pentingnya memuliakan anak yatim sebagaimana diajarkan dalam nilai-nilai agama.
Dalam pandangannya, perhatian terhadap anak yatim bukan hanya bentuk bantuan materi, tetapi juga wujud kasih sayang dan tanggung jawab sosial yang harus terus dijaga.
“Kita diajarkan untuk tidak menghardik anak yatim, tetapi memuliakan dan menyayanginya. Kegiatan seperti ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus berbagi dan peduli kepada sesama,” tuturnya.
Ia turut menyampaikan penghargaan kepada seluruh donatur dan relawan yang selama ini mendukung berbagai program Widal Foundation. Menurutnya, kontribusi yang diberikan merupakan amal kebaikan yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat.
“Semoga seluruh donatur dan relawan mendapatkan balasan yang berlipat ganda dari Allah SWT serta diberikan kemudahan dalam setiap urusannya,” katanya.
Menutup sambutannya, Wakil Wali Kota menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Sukabumi terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran.
Berbagai program pembangunan tetap dijalankan secara optimal, mulai dari peningkatan infrastruktur, penerangan jalan, drainase, hingga dukungan terhadap sektor pendidikan dan pelayanan publik.
Melalui peringatan Milad ke-5 ini, Widal Foundation diharapkan dapat terus berkembang dan memperluas manfaat bagi masyarakat.
Semangat berbagi yang telah dibangun selama lima tahun diharapkan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk bersama-sama memperkuat kepedulian sosial dan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan kemasyarakatan di Kota Sukabumi.
| Pewarta | : Indah |
| Dokumentasi | : Agus R |
DOKPIM KOTA SUKABUMI |
|
| Pranata Kehumasan | : Ross Pristianasari |




Posting Komentar
Silakan kirim saran dan komentar anda