Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya penanggulangan pengangguran melalui penyiapan tenaga kerja yang memiliki keterampilan dan siap bersaing di dunia kerja internasional.
Sebanyak 40 peserta mengikuti kegiatan pelepasan tersebut. Mereka terdiri dari 25 peserta tujuan Jepang, 15 peserta tujuan Turki, dan 4 peserta tujuan Malaysia.
Dalam sambutan dan arahannya, Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki menyampaikan apresiasi kepada Pasim Go serta lembaga-lembaga pelatihan yang telah berkontribusi dalam mempersiapkan masyarakat untuk memperoleh kesempatan bekerja di luar negeri.
Ia menegaskan bahwa penyelesaian persoalan pengangguran menjadi salah satu fokus Pemerintah Kota Sukabumi.
Menurutnya, upaya mengatasi pengangguran tidak hanya dilakukan dengan mendorong masyarakat untuk bekerja, tetapi juga melalui pengembangan usaha dan aktivitas bisnis yang produktif.
“Pengangguran harus kita selesaikan bersama. Masyarakat harus memiliki aktivitas yang produktif, baik dengan bekerja, berwirausaha, maupun membangun usaha. Pemerintah Kota Sukabumi mendukung berbagai upaya yang dapat membuka kesempatan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Wali Kota juga menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, dan kompetensi dalam dunia kerja. Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Sukabumi terus mendorong masyarakat agar memiliki keterampilan dan kesiapan untuk memasuki dunia kerja, baik di dalam maupun luar negeri.
Menurutnya, pemerintah daerah bukan semata-mata menjadi tempat untuk mencari pekerjaan, melainkan institusi yang harus dikelola oleh sumber daya manusia yang profesional dan berintegritas. Karena itu, masyarakat juga didorong untuk mengembangkan potensi diri, membangun usaha, serta memanfaatkan berbagai peluang ekonomi yang tersedia.
Ia menyambut baik program Pasim Go yang membuka kesempatan bagi masyarakat untuk bekerja di luar negeri. Para peserta diharapkan mampu memanfaatkan kesempatan tersebut dengan membekali diri melalui keterampilan, kedisiplinan, dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja di negara tujuan.
Wali Kota turut mengapresiasi lembaga-lembaga yang menyelenggarakan pelatihan dan mempersiapkan calon pekerja migran Indonesia, di antaranya Pasim, Politeknik, Taman Siswa (Tamsis), Delta, serta P3MI. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pelatihan dan kesempatan kerja di luar negeri.
Dalam arahannya kepada aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, Wali Kota juga menegaskan pentingnya kedisiplinan, termasuk dalam hal kehadiran pegawai. Tingkat kehadiran di bawah 95 persen akan menjadi perhatian dan ditindaklanjuti sebagai bagian dari evaluasi kedisiplinan aparatur.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan simbolis kepada perwakilan peserta program Pasim Go sebagai tanda pelepasan calon pekerja migran Indonesia menuju negara tujuan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Sukabumi berharap semakin banyak masyarakat yang memperoleh kesempatan kerja dan meningkatkan kompetensinya. Sinergi pemerintah dengan lembaga pelatihan dan berbagai pihak terkait diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperluas kesempatan kerja serta mendukung penanggulangan pengangguran di Kota Sukabumi.
| Pewarta | : Indah |
| Dokumentasi | : Agus R |
DOKPIM KOTA SUKABUMI |
|
| Pranata Kehumasan | : Ross Pristianasari |



Posting Komentar
Silakan kirim saran dan komentar anda