23 Februari 2021

SUKABUMI--Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menghadiri Forum Perangkat Daerah (FPD) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dalam penyusunan rencana kerja tahun anggaran 2022 secara virtual di Kantor Kelurahan Selabatu, Kecamatan Cikole, Selasa (23/2). Fokus perencanaan khususnya pelayanan administrasi kependudukan secara daring yang merupakan langkah mewujudkan goog governance.

Pada FPD hadir Kepala Disdukcapil Kota Sukabumi Kardina Karsoedi, pejabat Pengadilan Negeri Sukabumi, dan Pengadilan Agama Kota Sukabumi. '' Bidang Kependudukan bukan hanya tugas Disdukcapil semata karena harus dilakukan kolaborasi dengan institusi lain termasuk vertikal seperti pengadilan negeri dan agama,'' ujar Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi. 

Seiring dengan perkembangan zaman dan percepatan teknologi, pelayanan kependudukan harus beradaptasi dengan keduanya. Terlebih, perkembangan masyarakat bukan statis akan tetapi dinamis.

Oleh karenanya layanan kependudukan berbasiskan teknologi dan mengedepankan unsur teknologi. Harapannya percepatan teknologi jadi bagian tidak terpisahkan dalam perjalanan perencanaan program pembangunan.

FPD ini kata Fahmi, merespon apa yang dihasilkan dalam musrenbang kelurahan dan kecamatan, yang berhubungan dengan kependudukan disepakati dan direncanakan di 2022. Sehingga hadir unsur wilayah baik langsung maupun daring dalam perbaikan layanan kedepannya.

Pada 2021 kata Fahmi, ada program unggulan yang telah diluncurkan dan pogram lainnya yang akan dilakukan di 2022. Misalnya rencana layanan yang akan dilakukam kerjasama dengan Kantor Pos.

'' Di 2021 ini ada enam program unggulan yang dicanangkan berbasiskan teknolugi untuk mempercepat dan mempermudah layanan kepada warga,'' ungkap Fahmi. Ke enamnya yakni aplikasi Kami Hebat adalah kartu keluarga Sukabumi, mudah, online, tanpa biaya dan cepat. Kedua aplikasi Kado Terindah yakni kartu tanda penduduk elektronik terintegrasi dan mudah.

Ketiga aplikasi Kita cerdas yakni kartu identitas anak cepat secara daring dan simpel. Ke empat Patepang Sono, pelayanan harus update kependudukan bagi masyarakat yang datang dan pergi. 

Ke lima Ananda Sehat untuk akta kelahiran anak dan ke enam Kamboja Sari layanan akta kematian jemput bola jadi dalam satu hari. Wali kota menekankan, adanya perbaikan layanan adminduk di 2021 dan 2022. Di mana Disdukcapil jadi garda depan pengamanan pemerintahan dalam data kependudukan misalnya data anak wajib sekolah untuk digunakan di Dinas Pendidikan.

'' Di 2022 mendatang, ada rencana aksi yang diharapkan jadi bagian tidak terpisahkan untuk dilakukan inovasi dan percepatan layanan kependudukan,'' cetus Fahmi. Haraoannya program ini tepat sasaran karena data kependudukan yang valid.



0 Tanggapan

Silakan kirim saran dan komentar anda