Pertemuan ini diikuti oleh sekitar 30 pelaku usaha sebagai bagian dari upaya mempererat kerja sama antara pemerintah daerah dan dunia usaha.
Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota menegaskan komitmen Pemerintah Kota Sukabumi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, serta menciptakan iklim usaha yang kondusif dan berkeadilan.
Ia menekankan bahwa pajak dan retribusi daerah merupakan amanah masyarakat yang harus disetorkan ke kas daerah dan digunakan sepenuhnya untuk mendukung pembangunan kota.
Wali Kota mengajak seluruh pengusaha untuk melaksanakan kewajiban perpajakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Ia juga menegaskan sikap tegas pemerintah terhadap praktik pungutan liar.
Tidak ada toleransi bagi aparatur sipil negara yang terbukti melakukan pungli, dan pelanggaran tersebut akan dikenakan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku.
Ia pun meminta para pengusaha agar tidak memberikan imbalan dalam bentuk apa pun serta segera melaporkan jika menemukan indikasi pungli.
Menurutnya, kerja sama yang harmonis antara pemerintah dan pelaku usaha menjadi faktor penting dalam meningkatkan pendapatan daerah, memperkuat pertumbuhan ekonomi, serta mewujudkan Kota Sukabumi yang tertib, maju, dan berdaya saing.
“Pemerintah berkomitmen memberikan pelayanan yang bersih dan profesional. Pengusaha dipersilakan menjalankan usahanya secara sehat, dan mari bersama-sama menaati aturan demi kemajuan Kota Sukabumi,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bobby Maulana menyampaikan bahwa pemerintah pusat saat ini mendorong efisiensi anggaran untuk mencegah kebocoran keuangan negara agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui berbagai program strategis nasional.
Ia menjelaskan bahwa berkurangnya alokasi bantuan pusat menuntut pemerintah daerah untuk semakin mandiri. Sebagai kota perdagangan dan jasa, Kota Sukabumi diharapkan mampu mengoptimalkan potensi ekonomi lokal agar pembangunan dapat terus berjalan secara berkesinambungan.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota juga menyinggung persoalan pengelolaan sampah yang masih menghadapi keterbatasan sarana dan operasional. Pemerintah daerah akan menyiapkan langkah penanganan secara bertahap dan terpadu, termasuk pengelolaan limbah usaha agar tidak menimbulkan dampak lingkungan.
Ia menutup arahannya dengan menegaskan pentingnya komunikasi dan kolaborasi yang baik antara pemerintah dan dunia usaha guna mendukung kemajuan Kota Sukabumi di tengah dinamika kebijakan nasional.
Pewarta : Agung
Dokumentasi : Agus R
DOKPIM KOTA SUKABUMI
Pranata Kehumasan
Ross Pristianasari



Posting Komentar
Silakan kirim saran dan komentar anda