Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) beserta jajaran. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan infrastruktur jalan yang aman dan layak.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menyampaikan bahwa pembangunan Jalan Gudang merupakan respons cepat Pemerintah Kota Sukabumi terhadap aspirasi masyarakat yang banyak disampaikan, termasuk melalui media sosial.
Kondisi jalan yang bergelombang dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua, sehingga perbaikan menjadi prioritas utama guna menekan angka kecelakaan.
Pembangunan jalan dilakukan menggunakan beton berkualitas tinggi dengan spesifikasi K-350 yang setara standar jalan tol, serta ketebalan mencapai 40 cm.
Pemerintah menargetkan pengerjaan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 60 hingga 70 hari ke depan. Percepatan pengerjaan terus diupayakan mengingat jalur tersebut merupakan salah satu ruas dengan tingkat mobilitas tinggi dan kerap mengalami kemacetan.
Pemerintah juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan selama proses pengecoran berlangsung.
Selain Jalan Gudang, Pemerintah Kota Sukabumi juga merencanakan penataan trotoar di Jalan Bhayangkara, khususnya di kawasan depan Stupa yang kerap menjadi lokasi kunjungan berbagai pihak dari luar daerah, termasuk kawasan pendidikan kepolisian.
Seluruh pembiayaan pembangunan bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang juga mencakup sejumlah proyek strategis lain seperti pembangunan kantor kecamatan, gedung akhir, serta peningkatan jalan lingkungan.
Pemerintah berharap perbaikan infrastruktur ini dapat memberikan kenyamanan sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat tanpa adanya skema kompensasi khusus bagi pelaku usaha terdampak.
| Pewarta | : Husen |
| Dokumentasi | : Ihsan |
DOKPIM KOTA SUKABUMI |
|
| Pranata Kehumasan | : Ross Pristianasari |



Posting Komentar
Silakan kirim saran dan komentar anda