Wali Kota Sukabumi Serahkan Dana Filantropis untuk Dukung Program 12 PAS

“Alhamdulillah hari ini kita mendapatkan donasi sebesar Rp41.218.000 dari tim Wali Kota yang dipimpin oleh Ibu Yeni. Dana ini langsung saya serahkan kepada Dinas Sosial untuk digunakan bagi 12 Pemerlu Atensi Sosial (PAS) di Kota Sukabumi,” ujar Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, saat kegiatan penyerahan bantuan di Op Room Setda Kota Sukabumi, Senin (20/4/2026).

Penyerahan dana tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Sukabumi Andang Tjahjandi, para camat, serta jajaran perangkat daerah lainnya.

Dana sebesar Rp41.218.000 ini menambah anggaran filantropis yang sebelumnya telah dihimpun sebesar Rp150 juta dari Bank BJB, sehingga total dana yang tersedia mencapai Rp191 juta.

Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung program sosial, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan perhatian dan pelayanan kesejahteraan sosial.

Wali Kota menjelaskan bahwa dana yang diserahkan tersebut merupakan bagian dari penguatan skema pembiayaan pembangunan yang tidak hanya bergantung pada APBN, APBD Provinsi, dan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga didukung oleh sumber filantropi.

Ia menegaskan bahwa ke depan, penguatan dana sosial berbasis wakaf akan menjadi salah satu strategi penting dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, melalui Lembaga Wakaf Doa Bangsa, saat ini telah terhimpun aset sebesar Rp2,78 miliar yang dikelola melalui instrumen keuangan syariah seperti sukuk di berbagai bank syariah.

Dari pengelolaan tersebut, diperoleh imbal hasil sekitar 4,8 hingga 5 persen per tahun, yang dapat dimanfaatkan sebagai dana berkelanjutan untuk program sosial.

“Dari hasil pengelolaan itu, kita memiliki sekitar Rp135 juta per tahun untuk kegiatan sosial. Jika ke depan nilainya meningkat hingga sepuluh kali lipat, maka potensi anggaran filantropis bisa mencapai lebih dari Rp1,3 miliar,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa konsep filantropi ini merupakan solusi alternatif dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat, seperti kemiskinan, kesehatan, dan pendidikan.

Dana filantropis yang bersifat berkelanjutan diharapkan mampu menjadi pelengkap kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Wali Kota juga mengajak seluruh aparatur pemerintah, mulai dari lurah, camat hingga kepala puskesmas, untuk mendukung dan menyampaikan nilai-nilai kebaikan dari program ini kepada masyarakat.

Ia menekankan pentingnya menjaga semangat kolaborasi serta tidak terpengaruh oleh komentar negatif yang dapat menghambat upaya pembangunan sosial.

“Setiap kebaikan harus kita dorong bersama. Jangan sampai niat baik ini tercemari oleh hal-hal yang tidak produktif. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat,” tegasnya.

Program 12 PAS sendiri merupakan salah satu bentuk nyata perhatian Pemerintah Kota Sukabumi terhadap masyarakat yang membutuhkan, sebagai bagian dari upaya menghadirkan pelayanan sosial yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Pewarta : Kang Warsa
Dokumentasi : Agus. R

DOKPIM KOTA SUKABUMI
Pranata Kehumasan : Ross Pristianasari

0/Komentar

Silakan kirim saran dan komentar anda

Lebih baru Lebih lama

Headline