Pernyataan tersebut disampaikan Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, dalam kegiatan Pertemuan Penguatan Program Makan Bergizi Gratis Kota Sukabumi yang digelar di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi, Kamis (11/6/2026).
Pertemuan dihadiri Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional Kota Sukabumi, para Koordinator Kecamatan (Korcam), seluruh Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kota Sukabumi yang hadir dari 56 SPPG, serta jajaran Satuan Tugas Percepatan Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (Satgas PPPMBG) Kota Sukabumi.
Dalam laporannya, Korwil Badan Gizi Nasional Kota Sukabumi, Septo Suharyanto, menyampaikan bahwa forum tersebut menjadi ruang penting untuk memperkuat koordinasi, mencari solusi bersama, serta memperteguh komitmen dalam pemenuhan gizi masyarakat sebagai bagian dari upaya menyongsong Indonesia Emas 2045.
"Melalui forum ini juga, semoga menjadi sarana untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat," ujar Septo.
Sementara itu, Wali Kota mengungkapkan bahwa sejak awal pelaksanaan program, perhatian terhadap aspek kualitas dan kehalalan telah menjadi fokus utama.
"Pertama kali saat mulai ada program pembangunan SPPG, saya melakukan kunjungan bersama Ketua BPJPH, Babe Haikal Hasan, ke lokasi SPPG pertama di wilayah Sukabumi yang berada di Warungkiara," tuturnya.
Dari kunjungan tersebut, menurut Wali Kota, terdapat satu hal yang paling ditekankan, yakni memastikan makanan yang disajikan memenuhi prinsip kehalalan dan dapat diterima masyarakat dengan rasa aman dan nyaman.
H. Ayep Zaki juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Sukabumi telah melakukan pembentukan struktur baru Satgas Percepatan Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis sebagai langkah untuk memperkuat tata kelola program.
Dalam struktur tersebut, Wali Kota bertindak sebagai pembina, Sekretaris Daerah sebagai pengarah, dengan dukungan lintas perangkat daerah yang terlibat dalam pelaksanaan.
Ia menegaskan bahwa tugas pemerintah daerah adalah mengawal pelaksanaan regulasi dari pemerintah pusat agar program dapat berjalan efektif di lapangan.
Menurut Wali Kota, percepatan pelaksanaan program sebesar ini membutuhkan kerja tim yang solid, terstruktur, dan akuntabel. Karena itu, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar roda pelaksanaan program dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Dalam arahannya kepada seluruh jajaran Satgas dan Kepala SPPG, Wali Kota menekankan empat prinsip utama yang harus menjadi pedoman pelaksanaan.
Pertama, penyajian menu terbaik yang tidak hanya mengenyangkan tetapi menjadi investasi gizi bagi anak-anak. Kedua, penggunaan bahan terbaik yang segar, higienis, aman, dan mengutamakan potensi lokal.
Ketiga, pemberian layanan terbaik melalui penerapan standar operasional yang profesional mulai dari proses pengolahan hingga distribusi makanan. Keempat, penerapan sertifikasi halal secara menyeluruh pada bahan, proses, dan fasilitas pengelolaan.
Wali Kota berharap momentum penguatan program ini menjadi langkah nyata dalam menurunkan angka stunting, meningkatkan kualitas generasi muda, serta mendukung terwujudnya Kota Sukabumi yang religius, nyaman, dan sejahtera.
Di akhir arahannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Satgas dan Kepala SPPG yang akan menjalankan amanah tersebut serta mengajak seluruh pihak untuk melaksanakan tugas dengan niat tulus dan kerja nyata demi masa depan anak-anak Kota Sukabumi.
| Pewarta | : Kang Warsa |
| Dokumentasi | : Agus R |
DOKPIM KOTA SUKABUMI |
|
| Pranata Kehumasan | : Ross Pristianasari |



Posting Komentar
Silakan kirim saran dan komentar anda