Kegiatan tersebut dihadiri Kepala FKUB Kota Sukabumi beserta jajaran pengurus, pengurus GPIS, para pendeta, jemaat gereja, serta tamu undangan lainnya.
Momentum perayaan emas BKSG ini menjadi simbol perjalanan panjang kebersamaan dan kerukunan antarumat beragama di Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya, Wali Kota Sukabumi menyampaikan apresiasi atas eksistensi BKSG yang telah memasuki usia ke-50 tahun. Menurutnya, usia emas tersebut menunjukkan kekuatan persatuan, kekompakan, dan konsistensi dalam menjaga harmoni kehidupan beragama di Kota Sukabumi.
Wali Kota juga menegaskan bahwa predikat Kota Sukabumi sebagai salah satu kota paling toleran di Indonesia merupakan hasil nyata dari nilai-nilai toleransi yang hidup di tengah masyarakat, bukan semata karena fasilitas pendukung.
Ia menilai kerukunan antarumat beragama di Kota Sukabumi tumbuh dari kesadaran, rasa saling menghormati, dan semangat kebersamaan seluruh elemen masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota mengungkapkan rencana pembangunan Rumah Toleransi sebagai ruang bersama lintas agama untuk berdiskusi, memperkuat silaturahmi, serta memperkokoh nilai persatuan di Kota Sukabumi.
Ia berharap pembangunan rumah toleransi dapat diwujudkan melalui kolaborasi pemerintah, FKUB, tokoh agama, dan para pengusaha.
Selain membahas toleransi, Wali Kota juga menyampaikan komitmennya dalam menyelesaikan berbagai persoalan mendasar di Kota Sukabumi, mulai dari penanganan kemiskinan ekstrem, stunting, pengangguran, rumah kumuh, hingga pembangunan infrastruktur berkualitas yang dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat secara merata.
Menurutnya, toleransi tidak hanya dimaknai sebagai kerukunan antarumat beragama, tetapi juga bagaimana pembangunan dan kebijakan pemerintah dapat memberikan keadilan serta manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan golongan.
Perayaan HUT ke-50 BKSG berlangsung penuh kehangatan dan menjadi momentum mempererat persaudaraan serta memperkuat semangat menjaga Kota Sukabumi sebagai kota yang harmonis, damai, dan menjunjung tinggi nilai toleransi.
| Pewarta | : Agung |
| Dokumentasi | : Agus R |
DOKPIM KOTA SUKABUMI |
|
| Pranata Kehumasan | : Ross Pristianasari |



Posting Komentar
Silakan kirim saran dan komentar anda