Kader PKK Cisarua Didorong Terus Berkreasi dan Bergerak Tanpa Batas

Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi terus mendorong penguatan kapasitas kader di tingkat kelurahan sebagai bagian dari upaya mewujudkan keluarga sejahtera dan kelurahan yang berdaya.

Hal tersebut disampaikan Ketua TP PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, saat memberikan arahan sekaligus membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengurus dan Anggota PKK Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, di Kantor Kelurahan Cisarua, Rabu (12/8/2026).

Bimtek tersebut menjadi ruang penguatan kapasitas pengurus dan kader PKK agar semakin mampu menjalankan perannya di tengah masyarakat.

Menurut Ranty, keberadaan PKK bukan hanya berkaitan dengan kegiatan administratif maupun pembangunan infrastruktur, tetapi juga bagaimana masyarakat dapat semakin produktif dan berdaya.

“PKK merupakan penggerak kelurahan berdaya. Bukan hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi bagaimana masyarakatnya produktif, bagaimana kelompok usaha bersama berkembang, serta bagaimana keterampilan masyarakat terus diperkuat,” ujar Ranty.

Ia mengajak seluruh kader untuk terus meningkatkan kapasitas, memperkuat sinergi dengan pemerintah kelurahan, serta memanfaatkan teknologi dalam mendukung pelaksanaan program.

Penataan dan pemanfaatan ruang digital dinilai penting agar gerakan PKK dapat mengikuti perkembangan zaman dan menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Ranty juga menekankan pentingnya kader menjadi teladan di lingkungan masing-masing. Sikap peduli terhadap kebersihan, penghematan, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari.

“PKK bukan tugas satu orang. Ini merupakan gerakan kolektif. Jadikan PKK sebagai rumah pengabdian, tempat lahirnya ide, tempat kita mencari solusi atas persoalan masyarakat, dan tempat kita saling menguatkan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ranty turut mengingatkan para kader mengenai kondisi yang sedang dihadapi masyarakat dan pemerintah daerah. Situasi ekonomi serta berbagai dinamika yang terjadi di sejumlah daerah perlu disikapi dengan kepala dingin dan semangat menjaga kondusivitas.

Menurutnya, kepala daerah, perangkat daerah hingga tingkat kelurahan terus berupaya mencari solusi dan menjaga kondisi Kota Sukabumi agar tetap kondusif. Karena itu, masyarakat juga memiliki peran penting untuk menjaga lingkungan masing-masing serta memahami persoalan secara utuh sebelum mengambil kesimpulan.

“Dalam kondisi yang tidak mudah, mari kita saling introspeksi. Kita harus memahami bahwa ada persoalan yang menjadi kewenangan kota, provinsi maupun pemerintah pusat. Jangan sampai informasi yang tidak utuh justru menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa keterbatasan anggaran bukan berarti gerakan PKK harus berhenti. Program-program pelayanan kepada masyarakat, termasuk Posyandu dan upaya penanganan stunting, tetap harus berjalan dengan menyesuaikan kondisi dan kemampuan yang ada.

“Dana boleh terbatas, tetapi gerakan tidak boleh mati. Kita harus duduk bersama, mencari cara, menentukan prioritas dan memastikan program yang paling vital tetap mendapatkan perhatian,” tegas Ranty.

Dalam menghadapi masa efisiensi, Ranty mengajak kader PKK menerapkan tiga strategi. Pertama, membangun habit based movement, yakni menjadikan gerakan positif sebagai kebiasaan dan keteladanan di masyarakat.

Kedua, memperkuat gerakan Aku Hati PKK melalui semangat kepedulian dan gotong royong. Ketiga, memperluas kolaborasi melalui swadaya masyarakat dan kemitraan lokal.

“Ketika anggaran terbatas, kita harus semakin cerdas menentukan prioritas. Alokasikan sumber daya yang ada untuk hal-hal yang paling berdampak, seperti Posyandu, pencegahan stunting dan penyelamatan ekonomi keluarga rentan,” jelasnya.

Ranty juga mengajak kader untuk mengubah paradigma dalam menjalankan gerakan PKK. Kader tidak boleh hanya menunggu program maupun dukungan anggaran, tetapi harus mampu berkreasi, bergerak dan mencari solusi sesuai potensi wilayah masing-masing.

“Jangan menjadi korban keadaan. Justru di tengah keterbatasan kita harus membuktikan bahwa PKK mampu bergerak dengan kekuatan kebersamaan, kolaborasi dan kreativitas. Mari berkreasi tanpa batas dan bergerak tanpa harus menunggu,” tuturnya.

Ia berharap para pengurus dan kader PKK Kelurahan Cisarua dapat menerapkan hasil bimtek dalam pelaksanaan tugas di lapangan serta terus membangun komunikasi yang efektif dengan pemerintah kelurahan dan masyarakat.

“Yang terpenting adalah keikhlasan, komunikasi yang efektif, kolaborasi dan tanggung jawab. Mari kita saling menguatkan, menjaga kondusivitas wilayah dan bersama-sama mendoakan agar kondisi Kota Sukabumi ke depan semakin baik,” pungkasnya.

Pewarta : Indah
Dokumentasi : Fadhil

DOKPIM KOTA SUKABUMI
Pranata Kehumasan : Ross Pristianasari

0/Komentar

Silakan kirim saran dan komentar anda

Lebih baru Lebih lama

Headline