Halaqah Ulama Hari Santri Nasional 2026, Sinergi Ulama dan Umara untuk Pembangunan Daerah

Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki menghadiri Halaqah Ulama dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2026 yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh para pimpinan pondok pesantren, pimpinan Pondok Pesantren Al-Fath, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sukabumi beserta jajaran, serta para tokoh ulama.

Halaqah tersebut menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara ulama dan umara dalam mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Sukabumi.

Dalam sambutannya, Wali Kota Sukabumi menyampaikan apresiasi kepada Pondok Pesantren Al-Fath atas inisiatif menyelenggarakan halaqah sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional.

Menurutnya, kolaborasi antara ulama dan pemerintah memiliki peran penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan.

Ia juga mendorong agar forum halaqah membahas berbagai persoalan strategis daerah, terutama penanganan pengangguran, peningkatan kesetaraan akses pendidikan mulai dari jenjang SD, SMP hingga SMA, pembangunan infrastruktur, serta penguatan kondisi keuangan Pemerintah Kota Sukabumi.

H. Ayep Zaki menegaskan bahwa penguatan keuangan daerah, khususnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan ketersediaan kas daerah, menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan.

Menurutnya, kemampuan keuangan yang kuat akan memberikan ruang bagi pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara lebih merata dan mewujudkan keadilan di seluruh wilayah Kota Sukabumi. Ia juga menekankan pentingnya mengoptimalkan potensi pendapatan daerah agar program pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pada momentum Hari Santri Nasional 2026, Wali Kota Sukabumi turut berpesan agar pondok pesantren tidak hanya membekali para santri dengan ilmu agama, tetapi juga keterampilan yang mendukung kemandirian ekonomi.

Dengan demikian, para lulusan pesantren diharapkan mampu memasuki dunia kerja, menciptakan lapangan usaha, serta menjadi pribadi yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Ia berharap sinergi antara ulama, pesantren, dan pemerintah terus diperkuat untuk mencetak generasi santri yang berilmu, berakhlak, mandiri, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan Kota Sukabumi.

Pewarta : Husen
Dokumentasi : Agus R

DOKPIM KOTA SUKABUMI
Pranata Kehumasan : Ross Pristianasari

0/Komentar

Silakan kirim saran dan komentar anda

Lebih baru Lebih lama

Headline