Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan kampus sekaligus mempersiapkan diri menghadapi proses pendidikan dan dunia kerja. Hadir pula Direktur Politeknik Sukabumi beserta jajaran sivitas akademika.
Dalam sambutannya, H. Ayep Zaki menyampaikan bahwa sebanyak 134 mahasiswa baru Politeknik Sukabumi diharapkan dapat dipersiapkan menjadi lulusan yang mampu bekerja maupun menciptakan usaha.
Menurutnya, target tersebut penting dalam upaya menekan angka pengangguran, khususnya di Kota Sukabumi. Karena itu, pendidikan vokasi di Politeknik Sukabumi diharapkan mampu memberikan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan dunia usaha.
Ia juga menekankan pentingnya pembentukan karakter mahasiswa sebagai bekal memasuki dunia kerja dan bisnis.
Mahasiswa harus memiliki komitmen, konsistensi, kejujuran dan sikap amanah, serta menjauhi berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan, seperti berbohong, menipu, mencuri, perbuatan asusila, penyalahgunaan narkoba dan perjudian.
Selain itu, kedisiplinan juga harus diterapkan dalam proses pembelajaran, baik oleh dosen maupun mahasiswa, termasuk adanya dosen pengganti apabila berhalangan dan penerapan kompensasi bagi mahasiswa yang tidak dapat mengikuti perkuliahan karena alasan tertentu.
Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia harus menjadi perhatian utama. Meskipun masih terdapat keterbatasan dalam hal peralatan maupun fasilitas, menurutnya hal tersebut tidak boleh menghambat pembentukan mental dan karakter mahasiswa.
“Kita bangun jiwa dan mentalnya terlebih dahulu,” ujarnya.
Dengan karakter yang kuat, disiplin, berintegritas dan memiliki keterampilan, mahasiswa Politeknik Sukabumi diharapkan mampu menjadi lulusan yang siap bekerja, berwirausaha serta memberikan kontribusi bagi pembangunan Kota Sukabumi.
| Pewarta | : Husen |
| Dokumentasi | : Dede Soleh Saepul |
DOKPIM KOTA SUKABUMI |
|
| Pranata Kehumasan | : Ross Pristianasari |



Posting Komentar
Silakan kirim saran dan komentar anda