Dalam kegiatan tersebut, Wakil Wali Kota didampingi Kia Florita selaku Ketua Restoebumi. Turut hadir Ketua PD Aisyiyah Kota Sukabumi, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), perwakilan Dispora, perwakilan Lurah Cikondang, Direktur Bank Sampah, serta para kepala sekolah Aisyiyah beserta jajaran.
Dalam sambutannya, Bobby Maulana menyampaikan bahwa program Bank Sampah Aisyiyah Go To School merupakan langkah nyata dan strategis dalam membangun budaya memilah, mengelola, serta memanfaatkan sampah sejak dini di lingkungan sekolah.
Menurutnya, kebiasaan tersebut menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter generasi muda yang peduli terhadap lingkungan.
Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Aisyiyah Kota Sukabumi yang selama ini konsisten berkontribusi dalam bidang pendidikan, sosial, dan kesehatan.
Kini, Aisyiyah kembali menunjukkan perannya sebagai motor penggerak perubahan sosial yang berwawasan lingkungan melalui inisiatif dan komitmennya dalam mendukung gerakan peduli lingkungan.
Selain itu, dijelaskan bahwa sampah yang selama ini dianggap tidak bernilai, melalui bank sampah dapat dikelola menjadi sesuatu yang memiliki nilai ekonomi sekaligus menjadi sarana edukasi lingkungan.
Pemerintah Kota Sukabumi menyatakan dukungan penuh terhadap gerakan tersebut dan berharap program ini tidak berhenti pada seremoni launching semata, melainkan berkelanjutan serta mampu direplikasi di sekolah-sekolah lainnya.
Dalam momentum Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), Wakil Wali Kota mengajak seluruh pihak menjadikannya sebagai titik balik perubahan perilaku, dari membuang menjadi memilah, serta dari mengeluh menjadi mengolah.
Di akhir kegiatan, Bank Sampah Aisyiyah Go To School resmi diluncurkan, dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi komitmen peduli sampah.
| Pewarta | : Husen |
| Dokumentasi | : Dede Soleh |
DOKPIM KOTA SUKABUMI |
|
| Pranata Kehumasan | : Ross Pristianasari |



Posting Komentar
Silakan kirim saran dan komentar anda