Kegiatan yang digelar di rumah dinas Wali Kota Sukabumi pada Kamis (26/02/2026) tersebut dihadiri para ketua dan perwakilan partai politik beserta jajaran.
Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai ruang mempererat komunikasi, memperkuat kebersamaan, serta membangun sinergi antara pemerintah daerah dan unsur politik.
Dalam sambutannya, H. Ayep Zaki menyampaikan bahwa agenda silaturahmi dan buka puasa bersama pimpinan partai politik merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap bulan Ramadan.
Ia menegaskan bahwa stabilitas dan kemajuan daerah membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, termasuk partai politik sebagai mitra strategis pembangunan.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota memaparkan visi besar pembangunan daerah, khususnya dalam mendongkrak kemandirian fiskal melalui peningkatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta penguatan sistem pemerintahan berbasis teknologi. Ia mengungkapkan ambisinya membawa Kota Sukabumi menuju APBD di kisaran Rp1,8 triliun hingga Rp2 triliun di masa mendatang.
Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kota Sukabumi menargetkan APBD tahun 2026 dapat mencapai Rp1,45 triliun.
Strategi utama yang dijalankan yakni pengawalan ketat terhadap 19 sektor penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD), dengan target kenaikan PAD sebesar 32 persen yang dimonitor secara berkala setiap bulan.
“Upaya itu mulai dari 2025–2026. Jika basis ini bisa tercapai, insyaallah tahun selanjutnya akan terus naik,” ujar Ayep Zaki.
Selain fokus pada aspek anggaran, Wali Kota juga menekankan pentingnya modernisasi birokrasi dan penguatan sumber daya manusia.
Transformasi internal pemerintahan diarahkan pada tiga langkah strategis, yaitu penguatan sistem pemerintahan berbasis teknologi, peningkatan kapasitas dan profesionalisme aparatur, serta penataan tata kelola yang efektif dan akuntabel.
Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat pelayanan publik sekaligus mendukung pencapaian target pembangunan daerah.
Melalui kebersamaan dan komunikasi yang terjalin erat dengan unsur partai politik, Pemerintah Kota Sukabumi optimistis dapat memperkuat fondasi fiskal serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
| Pewarta | : Husen |
| Dokumentasi | : Iqbal |
DOKPIM KOTA SUKABUMI |
|
| Pranata Kehumasan | : Ross Pristianasari |



Posting Komentar
Silakan kirim saran dan komentar anda