Wakil Wali Kota Sukabumi Hadiri FGD UI Bahas Perumahan dan Tantangan Pembangunan Berkelanjutan

Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Perumahan, Perkotaan dan Tantangan Pembangunan Berkelanjutan” yang diselenggarakan oleh Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan Universitas Indonesia bekerja sama dengan Emil Salim Institute, Kamis (26/02/2026), bertempat di Aula Lantai 5 Gedung IASTH, Kampus UI Salemba.

FGD ini menghadirkan berbagai unsur pemerintah pusat dan daerah, akademisi, serta lembaga profesi dan asosiasi, dalam rangka merumuskan formulasi kebijakan pembangunan berkelanjutan, khususnya pada sektor perumahan dan perkotaan.

Kegiatan ini juga menjadi forum strategis untuk mengawal implementasi kebijakan pembangunan agar tetap memperhatikan aspek lingkungan hidup, sosial, dan ekonomi secara seimbang.

Dalam sesi diskusi, Wakil Wali Kota Sukabumi menyampaikan pandangannya terkait program nasional pembangunan 3 juta rumah sebagaimana menjadi prioritas Presiden Republik Indonesia.

Ia menegaskan bahwa untuk merealisasikan program tersebut di Kota Sukabumi diperlukan dukungan ketersediaan lahan yang memadai.

Oleh karena itu, Pemerintah Kota Sukabumi melalui Bappeda perlu mendorong koordinasi dengan Kementerian ATR/BPN guna peninjauan kembali dan persetujuan penyediaan lahan, termasuk kemungkinan pengembangan kawasan industri yang dapat dialokasikan untuk pembangunan perumahan.

Lebih lanjut disampaikan bahwa keterbatasan lahan di Kota Sukabumi menjadi tantangan tersendiri, sehingga konsep pembangunan hunian vertikal menjadi alternatif solusi.

Namun demikian, skema hunian vertikal juga perlu disesuaikan dengan kemampuan daya beli masyarakat. Jika hunian milik (rusunami) dinilai belum sepenuhnya terjangkau, maka opsi rumah susun sewa (rusunawa) dapat menjadi pilihan yang lebih realistis bagi masyarakat.

Wakil Wali Kota menekankan bahwa aspek utama yang perlu dipastikan terlebih dahulu adalah ketersediaan dan kepastian lahan melalui persetujuan kementerian terkait, sehingga Kota Sukabumi memiliki ruang yang memadai untuk mendukung program perumahan nasional tanpa mengabaikan prinsip pembangunan berkelanjutan.

Melalui partisipasi dalam FGD ini, Pemerintah Kota Sukabumi berharap dapat berkontribusi dalam perumusan kebijakan strategis yang tidak hanya memenuhi target kuantitatif pembangunan perumahan, tetapi juga selaras dengan tata ruang, daya dukung lingkungan, serta kebutuhan riil masyarakat di daerah.

Pewarta : Agung
Dokumentasi : Dede Soleh Saepul

DOKPIM KOTA SUKABUMI
Pranata Kehumasan : Ross Pristianasari

0/Komentar

Silakan kirim saran dan komentar anda

Lebih baru Lebih lama

Headline