Wakil Wali Kota Sukabumi Hadiri Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Komisi II DPR RI

Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menyampaikan bahwa momentum silaturahmi Ramadan menjadi ruang penting untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan yang lebih efektif dan berpihak pada masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama yang digelar oleh Komisi II DPR RI bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, serta mitra kerja Komisi II DPR RI dan keluarga besar Himpunan Mahasiswa Islam dan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam se-Jawa Barat di Gedung Pakuan, Bandung, Jumat (6/3/2026).

Menurut Bobby Maulana, pertemuan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergitas antar level pemerintahan dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam peningkatan infrastruktur dan pelayanan publik kepada masyarakat.

“Melalui pertemuan ini diharapkan terbangun koordinasi yang semakin baik antara pemerintah pusat, provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota, sehingga kebutuhan pembangunan daerah dapat terakomodasi dan terealisasi dengan optimal,” ujarnya.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadan yang bertujuan mempererat hubungan serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah di wilayah Jawa Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan berbagai pandangan terkait arah pembangunan dan tata kelola pemerintahan di Jawa Barat.

Ia menekankan pentingnya efisiensi birokrasi serta peningkatan produktivitas aparatur pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Menurutnya, pemerintah harus mampu mengelola anggaran secara efektif dan tidak membebani pemerintahan berikutnya dengan utang. Efisiensi anggaran dinilai menjadi kunci agar program pembangunan tetap berjalan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dedi Mulyadi juga menyoroti kondisi keuangan daerah yang menghadapi sejumlah tantangan, termasuk adanya tunggakan kewajiban seperti pembayaran BPJS.

Meski demikian, pemerintah daerah tetap berupaya memastikan masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan tetap dapat terlayani, khususnya melalui fasilitas layanan kesehatan kelas III.

Ia menegaskan bahwa kepemimpinan tidak semata-mata diukur dari besarnya anggaran yang dikelola, tetapi dari kemampuan memaksimalkan anggaran tersebut untuk kepentingan rakyat, seperti pembangunan infrastruktur dasar, pendidikan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, Gubernur Jawa Barat juga menyinggung pentingnya perubahan pola pikir birokrasi menuju semangat pengabdian kepada negara dan masyarakat.

Nilai-nilai budaya Sunda yang menjunjung kesetaraan dinilai menjadi landasan penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang inklusif dan berpihak kepada masyarakat.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana berharap dukungan dari pemerintah pusat dan provinsi dapat terus diperkuat agar berbagai program pembangunan di daerah dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama ini diharapkan menjadi ruang dialog strategis dalam memperkuat desentralisasi dan otonomi daerah, sekaligus membangun kolaborasi yang lebih solid antara pemerintah pusat dan daerah demi kemajuan Jawa Barat.

Pewarta : Indah
Dokumentasi : Ihsan

DOKPIM KOTA SUKABUMI
Pranata Kehumasan : Ross Pristianasari

0/Komentar

Silakan kirim saran dan komentar anda

Lebih baru Lebih lama

Headline