Silaturahmi Aisyiyah, Suara Perempuan Menggema untuk Kemajuan Kota Sukabumi

Kia Florita menyampaikan harapan agar seluruh elemen masyarakat tetap bersama dalam membangun Kota Sukabumi melalui gagasan dan kolaborasi nyata.

Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan silaturahmi bertema “Suara Perempuan, Denyut Peradaban Kota” yang digelar oleh PD Aisyiyah Kota Sukabumi di Pusat Kajian Islam, Sabtu (9/5).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil DPRD Kota Sukabumi, Sekretaris PD Muhammadiyah, serta jajaran pengurus Aisyiyah.

Dalam sambutannya, Wakil DPRD Kota Sukabumi Feri Sri Astriana menilai kegiatan tersebut memiliki manfaat besar bagi kemajuan daerah.

Menurutnya, pembangunan tidak hanya berkaitan dengan fisik, tetapi juga membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk perempuan.

"Momentum kegiatan ini beriringan dengan semangat Hari Kartini dan Hari Jadi Kota Sukabumi sehingga diharapkan menjadi awal penguatan sinergi untuk mewujudkan Kota Sukabumi yang lebih maju," tandasnya.

Sementara itu, Sekretaris PD Muhammadiyah, Yana Fajar menekankan pentingnya gagasan kemanusiaan yang diwujudkan dalam tindakan nyata.

Ia menyampaikan bahwa Aisyiyah harus mampu melakukan pembebasan masyarakat dari keterpurukan dan kejumudan berpikir.

Menurutnya, pembangunan tidak cukup hanya memastikan kebutuhan fisik terpenuhi, tetapi juga harus mampu mencerdaskan dan membebaskan cara berpikir masyarakat.

Dalam sesi diskusi, Kia Florita menyoroti pentingnya lapangan pekerjaan yang inklusif bagi perempuan dan penyandang disabilitas.

"Kita harus mendorong hadirnya fasilitas pendukung seperti alat bantu dan penerjemah disabilitas di setiap lingkungan pelayanan publik agar kelompok difabel mendapatkan akses yang lebih mudah, termasuk dalam pelayanan pembuatan SIM," harapnya.

Kia juga menegaskan bahwa perempuan memiliki ruang besar untuk berkontribusi dalam pembangunan kota, baik melalui karier maupun kegiatan sosial.

Menurutnya, perempuan saat ini memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkarya, bahkan mampu mencapai keberhasilan luar biasa melalui usaha dan komunitas yang dibangun.

Ia mencontohkan keterlibatannya dalam komunitas lingkungan Restoeboemi sebagai bentuk kontribusi nyata perempuan bagi kota.

Di akhir diskusi, Kia mengajak seluruh masyarakat untuk menghapus sikap saling menyalahkan antara laki-laki dan perempuan.

Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada lagi perempuan yang direndahkan, karena perempuan memiliki peran penting sebagai bagian dari denyut peradaban dan kemajuan Kota Sukabumi.

Pewarta : Kang Warsa
Dokumentasi : Iqbal

DOKPIM KOTA SUKABUMI
Pranata Kehumasan : Ross Pristianasari

0/Komentar

Silakan kirim saran dan komentar anda

Lebih baru Lebih lama

Headline