Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) dan Gubernur Jawa Barat.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Wali Kota didampingi Kepala DKP3 ,Kepala Dinas DPUTR serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Sukabumi.
Rakor membahas langkah strategis menghadapi dampak kemarau panjang akibat fenomena El Nino yang diperkirakan lebih signifikan dibandingkan beberapa dekade sebelumnya, termasuk antisipasi krisis air bersih dan penanganan persoalan persampahan di daerah.
Wakil Wali Kota Sukabumi menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Sukabumi terus memperkuat langkah antisipasi menghadapi dampak El Nino, salah satunya melalui pengembangan jaringan air bersih dan penambahan sambungan rumah (SR) di sejumlah wilayah yang rawan kekeringan.
Pemerintah juga terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak agar kebutuhan masyarakat terhadap air bersih tetap terpenuhi selama musim kemarau berlangsung.
Selain membahas mitigasi kekeringan, Pemerintah Kota Sukabumi juga memaparkan strategi besar penanganan sampah yang saat ini tengah dipersiapkan.
Salah satunya melalui skema kerja sama pengolahan sampah dengan KPBU dan pihak swasta untuk pembangunan fasilitas pengolahan sampah di wilayah Cikundul dengan kapasitas mencapai sekitar 200 ton per hari.
Pemerintah Kota Sukabumi juga tengah menjajaki kerja sama regional pengelolaan sampah bersama wilayah Bogor Raya, serta optimalisasi TPS 3R di sejumlah titik di Kota Sukabumi.
Saat ini, produksi sampah Kota Sukabumi mencapai sekitar 190 ton per hari, dengan sebagian telah ditangani melalui TPS 3R dan pengolahan berbasis rumah tangga.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota menegaskan pentingnya edukasi dan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga.
Pemerintah Kota Sukabumi akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pengelolaan sampah yang baik sekaligus penertiban TPS liar demi menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Melalui rakor ini, Pemerintah Kota Sukabumi berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, serta seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat langkah nyata dalam menghadapi tantangan lingkungan, baik persoalan sampah maupun dampak perubahan iklim di masa mendatang.
| Pewarta | : Agung |
| Dokumentasi | : Agus R |
DOKPIM KOTA SUKABUMI |
|
| Pranata Kehumasan | : Ross Pristianasari |



Posting Komentar
Silakan kirim saran dan komentar anda