Kegiatan yang mengusung tema “Satu Posyandu, Enam SPM, Sejuta Manfaat” tersebut menjadi momentum untuk memperkuat peran Posyandu dalam memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat.
Penguatan dilakukan melalui penerapan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang terintegrasi dengan pemberdayaan masyarakat di tingkat kelurahan.
Dalam arahannya, Ranty mengajak seluruh kader Posyandu untuk terus meningkatkan kapasitas dan mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, transformasi Posyandu perlu diikuti dengan pemahaman bahwa Posyandu memiliki peran yang lebih luas, tidak hanya dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak.
“Melalui optimalisasi Posyandu 6 SPM, kita berharap Posyandu dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan nyata bagi seluruh lapisan masyarakat di Kelurahan Cikole dan Kota Sukabumi pada umumnya,” ujar Ranty.
Ia menekankan, pelaksanaan Posyandu berbasis enam SPM membutuhkan kolaborasi antara kader, TP PKK, pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan, serta perangkat daerah terkait. Sinergi tersebut penting agar pelayanan dasar dapat diberikan secara terpadu sesuai kebutuhan masyarakat.
Ranty juga mendorong para kader untuk menjadikan Posyandu sebagai ruang pelayanan sekaligus pemberdayaan masyarakat yang aktif dan responsif. Dengan keterlibatan kader yang semakin kuat, berbagai kebutuhan masyarakat di tingkat lingkungan dapat lebih cepat diidentifikasi dan ditindaklanjuti.
Melalui kegiatan tersebut, TP PKK Kota Sukabumi terus mendorong penguatan kapasitas kader dan optimalisasi Posyandu sebagai salah satu ujung tombak pelayanan dasar masyarakat. Implementasi Posyandu 6 SPM di Kelurahan Cikole diharapkan dapat berjalan secara efektif serta menjadi contoh pelayanan masyarakat yang inklusif, responsif, dan berkelanjutan.
| Pewarta | : Esty |
| Dokumentasi | : Iqbal |
DOKPIM KOTA SUKABUMI |
|
| Pranata Kehumasan | : Ross Pristianasari |


Posting Komentar
Silakan kirim saran dan komentar anda