Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi beserta jajaran.
Wakil Wali Kota menegaskan, Mojang Jajaka merupakan perwakilan putra dan putri daerah yang memiliki peran penting dalam memperkenalkan identitas serta berbagai potensi Kota Sukabumi.
Keberadaan Mojang Jajaka karena itu tidak hanya berkaitan dengan gelar, tetapi juga tanggung jawab untuk ikut mempromosikan seni, budaya, pariwisata, kuliner, dan potensi daerah lainnya.
“Saya berharap Mojang Jajaka menjadi sosok yang komunikatif, dekat dengan masyarakat, dan mampu membawa seni serta budaya Kota Sukabumi dengan cara yang menarik,” katanya.
Di tengah perkembangan teknologi digital, Wakil Wali Kota juga meminta Mojang Jajaka memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi daerah.
Konten kreatif yang dibuat secara konsisten dinilai dapat memperluas jangkauan informasi mengenai berbagai potensi Kota Sukabumi, khususnya kepada generasi muda.
“Di era digital ini, jangan pernah berhenti mempromosikan Kota Sukabumi melalui media sosial masing-masing. Manfaatkan media sosial untuk memperkenalkan potensi seni, budaya, pariwisata, kuliner, maupun berbagai program yang ada di Kota Sukabumi,” ujarnya.
Wakil Wali Kota menyampaikan bahwa Kota Sukabumi saat ini berhasil meraih peringkat keempat dari 27 kabupaten dan kota se-Jawa Barat dalam tata kelola sektor pariwisata. Capaian tersebut menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk terus melakukan pembenahan dan meningkatkan kualitas pengelolaan pariwisata.
“Kita saat ini sudah berada di posisi keempat. Ke depan, kita akan terus berusaha dan menargetkan Sukabumi bisa meraih juara pertama. Salah satu proses untuk mewujudkan target tersebut adalah melalui promosi yang dilakukan oleh Mojang Jajaka,” tuturnya.
Ia menambahkan, Mojang Jajaka memiliki posisi strategis sebagai duta daerah karena berhadapan langsung dengan masyarakat dan memiliki ruang yang luas untuk membangun komunikasi dengan berbagai kalangan.
Kreativitas mereka dapat diarahkan untuk menghasilkan gagasan promosi yang sesuai dengan perkembangan zaman.
“Saya juga terbuka terhadap ide dan gagasan kreatif dari Mojang Jajaka. Kalau ada program yang menurut kalian cocok untuk dikembangkan, silakan komunikasikan dengan pemerintah,” kata Wakil Wali Kota.
Menurutnya, keterbatasan yang masih dimiliki pemerintah daerah tidak boleh menjadi penghalang bagi generasi muda untuk terus menghasilkan karya.
Ia justru mengapresiasi berbagai pencapaian Mojang Jajaka karena menunjukkan bahwa kreativitas dan semangat dapat menghasilkan prestasi yang membanggakan.
“Memang kita menyadari masih ada keterbatasan, tetapi jangan sampai keterbatasan menjadi alasan untuk berhenti berkarya. Justru saya mengapresiasi berbagai pencapaian yang sudah diraih karena menunjukkan bahwa dengan semangat dan kreativitas, kita tetap bisa menghasilkan sesuatu yang membanggakan,” ungkapnya.
Ke depan, Pemerintah Kota Sukabumi akan mendorong agar Mojang Jajaka lebih banyak dilibatkan dalam berbagai kegiatan pemerintah, termasuk ketika menerima tamu dari luar daerah.
Keterlibatan tersebut dapat menjadi ruang bagi Mojang Jajaka untuk memperkenalkan seni, budaya, pariwisata, kuliner, dan berbagai potensi Kota Sukabumi secara langsung.
“Harapannya, Mojang Jajaka benar-benar menjadi bagian dari pembangunan dan promosi Kota Sukabumi. Bersama-sama kita bisa membawa Sukabumi semakin dikenal dan meraih prestasi yang lebih tinggi,” pungkasnya.
| Pewarta | : Zauharah |
| Dokumentasi | : Agus R |
DOKPIM KOTA SUKABUMI |
|
| Pranata Kehumasan | : Ross Pristianasari |



Posting Komentar
Silakan kirim saran dan komentar anda