Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Gubernur Jawa Barat yang diwakili Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, Direktur Warisan Budaya Kementerian Kebudayaan RI, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IX Jawa Barat, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, serta para pengelola museum dari berbagai daerah.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasi atas diresmikannya Museum Keramik dan gedung baru Museum Prabu Siliwangi yang dinilai menjadi langkah penting dalam pelestarian sejarah, budaya, dan kearifan lokal.
Keberadaan museum ini diharapkan tidak hanya menjadi pusat edukasi, tetapi juga menjadi daya tarik wisata budaya yang memperkuat identitas Kota Sukabumi.
Menurut Bobby Maulana, Pemerintah Kota Sukabumi akan menyelaraskan pengembangan museum dengan program Sukabumi Tourism, salah satunya melalui konsep museum itinerary, yaitu paket kunjungan wisata yang menghubungkan berbagai museum di Kota Sukabumi sebagai destinasi edukatif dan representatif bagi wisatawan.
Ia menjelaskan, pengembangan sektor pariwisata dilakukan melalui tiga pendekatan utama, yakni penguatan konsep pelayanan wisata, peningkatan infrastruktur pendukung, serta promosi digital.
Melalui kolaborasi berbagai pihak, wisatawan diharapkan memperoleh pengalaman berkunjung yang nyaman, sementara promosi melalui media sosial akan semakin memperluas jangkauan informasi mengenai potensi wisata Kota Sukabumi hingga tingkat nasional maupun internasional.
Pemerintah Kota Sukabumi optimistis kehadiran Museum Keramik dan gedung baru Museum Prabu Siliwangi akan menambah ragam destinasi wisata budaya sekaligus memperkuat posisi Kota Sukabumi sebagai daerah yang mampu memadukan nilai sejarah, pendidikan, dan pariwisata dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
| Pewarta | : Agung |
| Dokumentasi | : Dede Soleh |
DOKPIM KOTA SUKABUMI |
|
| Pranata Kehumasan | : Ross Pristianasari |



Posting Komentar
Silakan kirim saran dan komentar anda