Ketua TP-PKK Kota Sukabumi Perkuat Kapasitas Kader Limusnunggal

Penguatan kapasitas kader menjadi salah satu fondasi penting dalam memperluas kualitas pelayanan masyarakat di tingkat kelurahan. Hal itu menjadi perhatian Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Kader PKK dan Posyandu Kelurahan Limusnunggal, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kelurahan Limusnunggal tersebut merupakan realisasi pemanfaatan Dana Kelurahan Tahun Anggaran 2026. Bimbingan teknis dirancang untuk memperkuat pengetahuan, keterampilan, sekaligus mentalitas kader yang selama ini menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pemberdayaan masyarakat.

Ketua TP-PKK Kota Sukabumi mengapresiasi Pemerintah Kelurahan Limusnunggal yang menginisiasi kegiatan tersebut. Pemanfaatan Dana Kelurahan untuk pengembangan kapasitas kader dinilai menjadi langkah strategis karena kualitas pelayanan di tingkat masyarakat sangat berkaitan dengan kemampuan kader dalam menjalankan perannya.

“Pemanfaatan Dana Kelurahan untuk peningkatan kapasitas kader adalah langkah tepat, strategis, dan patut dicontoh,” ujarnya.

Ia kemudian mengajak para kader melihat pengabdian bukan hanya sebagai aktivitas yang membutuhkan pengetahuan teknis. Menjadi kader juga membutuhkan pola pikir yang sehat, kemampuan mengelola emosi, serta ketahanan menghadapi berbagai karakter dan persoalan yang muncul di tengah masyarakat.

“Value diri kita tidak tergantung pada komentar orang lain. Mari terus introspeksi, memperbaiki diri, dan bersikap sabar serta ikhlas. Sikap positif itu terbentuk dari latihan dan pembiasaan yang konsisten,” pesannya.

Bimbingan teknis tersebut memperluas pembekalan kader melalui sejumlah materi yang berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat. Salah satunya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), yang ditempatkan sebagai fondasi pencegahan penyakit di lingkungan keluarga. Kader PKK dan Posyandu memiliki ruang pengabdian yang besar untuk mengajak warga memperhatikan sanitasi, kebersihan lingkungan, serta pemenuhan gizi seimbang.

Materi kecerdasan emosional dan resilience juga menjadi bagian dari pembekalan. Kader diajak mengenali emosi, mengelola emosi, memotivasi diri, membangun empati, serta menjaga hubungan dengan orang lain. Kemampuan resilience diperlukan agar kader mampu menghadapi tekanan dan persoalan pelayanan dengan sikap tangguh sekaligus mencari jalan keluar secara kreatif.

“Orang yang membangun diri tidak ada waktu untuk menjatuhkan orang lain,” ungkapnya.

Aspek kesehatan mental turut mendapat perhatian. Kader diperkenalkan pada cara mengelola stres, menjaga keseimbangan kesehatan fisik dan pikiran, serta membangun kebiasaan berbagi ketika menghadapi persoalan. Pemanfaatan Panduan Kesehatan Mental Kita dan akses kepada tenaga profesional juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman kader mengenai kesehatan mental.

Pengelolaan sampah berbasis masyarakat menjadi materi lain yang dibahas dalam kegiatan tersebut. Edukasi kepada warga dan penguatan Bank Sampah diarahkan agar persoalan sampah dapat ditangani melalui partisipasi masyarakat. Gagasan “Tukar Sampah Jadi Untung” menjadi salah satu pendekatan untuk membangun kesadaran bahwa sampah memiliki nilai apabila dikelola dengan baik.

Bagi Kelurahan Limusnunggal, penguatan kapasitas kader melalui bimtek menjadi bagian dari upaya mempertemukan pengetahuan dengan praktik pengabdian sehari-hari. Kader berhadapan langsung dengan keluarga, anak, lansia, serta berbagai persoalan lingkungan sehingga kemampuan berkomunikasi, mengelola emosi, menjaga kesehatan mental, dan memahami perilaku hidup sehat menjadi bekal yang saling berkaitan.

Ketua TP-PKK Kota Sukabumi kemudian mengajak seluruh peserta membawa materi bimtek ke dalam aktivitas pengabdian di lingkungan masing-masing. Pengetahuan yang diperoleh akan memiliki arti ketika diterapkan secara konsisten dan menjadi kebiasaan dalam pelayanan masyarakat.

“Implementasikan ilmu PHBS, komunikasi, EQ, resilience, mental health, dan pengelolaan sampah secara konsisten dalam pengabdian di Kelurahan Limusnunggal,” pungkasnya.

Pewarta : Zauharah
Dokumentasi : Iqbal

DOKPIM KOTA SUKABUMI
Pranata Kehumasan : Ross Pristianasari

0/Komentar

Silakan kirim saran dan komentar anda

Lebih baru Lebih lama

Headline