Wali Kota: Peran Kader Posyandu Krusial dalam Penurunan Angka Stunting di Cipanengah

Keterlibatan aktif kader posyandu dalam penurunan angka prevalensi stunting di Kelurahan Cipanengah merupakan sebuah keniscayaan yang harus diwujudkan.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, saat memberikan arahan dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Cipanengah, Lembursitu, Rabu (16/9) pagi.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Lembursitu Martha Galuh Budianti, Lurah Cipanengah Ujang Sobandi, narasumber, serta 28 kader posyandu.

Lurah Cipanengah, Ujang Sobandi dalam laporan kegiatannya menyampaikan bahwa agenda tersebut merupakan program tahunan pemberdayaan masyarakat.

Tujuan utama pelaksanaan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan serta sikap kader posyandu agar mampu memberikan pelayanan secara holistik di seluruh siklus hidup.

Sementara itu, Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki menyoroti peran strategis posyandu yang bersinggungan langsung dengan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

"Posyandu menjadi yang paling terdepan dalam menegakkan kebenaran, kejujuran dan keadilan. Kita akan menjadikan asas transparansi sebagai komitmen dalam pemerintahan kota Sukabumi. Sebab saya berkomitmen untuk menyampaikan termasuk rincian anggaran keuangan digunakan apa saja bagi masyarakat," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menginstruksikan agar penanganan stunting dilakukan secara terukur dengan pemutakhiran data secara berkala.

Ia mencontohkan data di Kelurahan Cipanengah sebagai tolok ukur efektivitas intervensi di lapangan melaluioptimalisasi rasio pendampingan kader.

"Posyandu menjadi garda terdepan untuk penanganan stunting. Data stunting harus terus di-update, misalnya untuk Kelurahan Cipanengah ada 20, harus diperbaharui datanya dan harus terus berkurang. Ini dapat diasumsikan 1 orang stunting didampingi oleh 3 kader juga cukup. Kalau stunting menjadi 0 kita siapkan hadiah," pungkasnya.

Pewarta : Kang Warsa
Dokumentasi : Agus R

DOKPIM KOTA SUKABUMI
Pranata Kehumasan : Ross Pristianasari

0/Komentar

Silakan kirim saran dan komentar anda

Lebih baru Lebih lama

Headline