Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Restoe Boemi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Sukabumi, Founder Sanggar Budaya Nusantara, Ketua Ekonomi Kreatif Kota Sukabumi, para konten kreator, serta masyarakat dan tamu undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bobby menyampaikan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terlebih Kota Sukabumi saat ini memasuki musim kemarau.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah maupun membuang puntung rokok sembarangan, khususnya di kawasan terbuka yang memiliki vegetasi kering dan mudah terbakar.
Bobby juga mengajak masyarakat untuk berkoordinasi dengan RT, RW, kelurahan, kecamatan maupun Dinas Lingkungan Hidup apabila menemukan aktivitas pembakaran atau pembuangan sampah yang berpotensi membahayakan lingkungan.
Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan harus dimulai dari diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan sekitar.
Selain persoalan kebakaran, Bobby menekankan pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya. Masyarakat didorong untuk mulai memilah sampah di rumah menjadi sampah organik, anorganik, dan residu. Langkah sederhana tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kebersihan sekaligus mengurangi dampak buruk sampah terhadap lingkungan.
Pada kegiatan yang mengusung semangat Save The Planet ini, Bobby turut mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas, pelaku UMKM, dunia usaha, serta masyarakat.
Ia berharap kegiatan edukasi dan kampanye lingkungan dapat terus dilaksanakan secara konsisten sehingga kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan semakin meningkat.
Dalam kesempatan tersebut, Bobby juga menyampaikan apresiasi terhadap Sanggar Budaya Nusantara yang dinilai telah berkontribusi dalam mengembangkan potensi generasi muda Kota Sukabumi.
Ia menyebut capaian Kota Sukabumi yang kini berada di peringkat empat tingkat Jawa Barat dalam Sukabumi Tourism sebagai salah satu perkembangan positif yang perlu terus didukung melalui kreativitas dan potensi putra-putri daerah.
Bobby berharap para generasi muda yang memiliki bakat di bidang seni, budaya, kreativitas, maupun ekonomi kreatif dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari identitas Kota Sukabumi.
Kolaborasi berbagai pihak, menurutnya, menjadi kekuatan penting dalam membangun kota yang semakin peduli terhadap lingkungan sekaligus memiliki daya tarik pariwisata dan ekonomi kreatif.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan icip-icip sajian 99 menu vegan, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan yang mengajak masyarakat mengenal pilihan pangan sekaligus memperkuat pesan tentang pola hidup yang lebih ramah lingkungan.
| Pewarta | : Agung |
| Dokumentasi | : Dede Soleh |
DOKPIM KOTA SUKABUMI |
|
| Pranata Kehumasan | : Ross Pristianasari |



Posting Komentar
Silakan kirim saran dan komentar anda