Di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok di pasaran, program ini hadir dengan menawarkan berbagai komoditas dasar yang dijual dengan harga di bawah eceran normal.
Acara yang dipusatkan di Halaman Kantor Kecamatan Cibeureum ini berlangsung sejak pukul 08.00 WIB dan dibuka untuk masyarakat Cibeureum.
Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, turun meninjau langsung ke lokasi untuk memastikan distribusi berjalan lancar.
Dalam kunjungannya, ia didampingi oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Yadi Erlangga, serta Camat Baros Yanuar Ridwan.
Kehadiran GPM ini bukan sekadar operasi pasar biasa. Program ini diinisiasi secara khusus dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan, sekaligus sebagai intervensi dan upaya strategis pemerintah dalam pengendalian inflasi di Kota Sukabumi.
Mengusung tajuk "Belanja Hemat, Pangan Berkualitas!", penyelenggara menjamin masyarakat dapat membawa pulang kebutuhan harian dengan harga miring di bawah standar pasar.
Berdasarkan data komoditas yang dirilis di lokasi, bahan-bahan pokok vital disediakan dengan harga yang sangat terjangkau.
Untuk komoditas utama, Beras Medium I dibanderol seharga Rp 63.000 per 5 kg, sementara Beras SPHP dapat dibeli dengan harga Rp 58.000 per 5 kg.
Kebutuhan dapur lainnya seperti Minyak Goreng Premium dilepas pada harga Rp 19.000 per liter, dan Minyakita seharga Rp 15.700 per liter.
Masyarakat juga dapat berbelanja Gula Pasir seharga Rp 16.000 per kg dan Tepung Terigu Rp 9.000 per kg. Untuk pemenuhan sumber protein keluarga, GPM menyediakan Telur Ayam di angka Rp 24.000 per kg, Daging Ayam Rp 34.000 per kg, serta Daging Sapi seharga Rp 120.000 per kg.
Kelompok bumbu dapur dan komoditas cabai yang kerap memicu inflasi juga turut mewarnai gelaran ini, dengan rincian Bawang Merah seharga Rp 30.000 per kg dan Bawang Putih Rp 28.000 per kg.
Cabai Rawit Merah dipatok di harga Rp 75.000 per kg, disusul Cabai Keriting Merah Rp 65.000 per kg, dan Cabai Merah Besar Rp 45.000 per kg. Selain bahan pokok tersebut, tersedia pula aneka ikan laut, sayuran segar, serta berbagai produk olahan dan produk UMKM yang dijual dengan harga variatif.
Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Sukabumi berupaya menjadikan program ini sebagai bantalan ekonomi bagi masyarakat kelas menengah ke bawah.
Sebagaimana visi dalam kegiatan ini, yakni "Pangan Stabil, Keluarga Sehat, Sukabumi Sejahtera", langkah taktis pemerintah daerah ini diharapkan mampu menjaga daya beli warga sekaligus memastikan gizi keluarga di Sukabumi tetap terpenuhi di tengah dinamika harga pasar.
| Pewarta | : Kang Warsa |
| Dokumentasi | : Agus R |
DOKPIM KOTA SUKABUMI |
|
| Pranata Kehumasan | : Ross Pristianasari |



Posting Komentar
Silakan kirim saran dan komentar anda