Kegiatan tersebut dihadiri Duta Besar RI untuk Mesir, analis perdagangan Kementerian Perdagangan, atase perdagangan, GM PT Debindo, Kepala Bank BJB Cabang Sukabumi, Asisten Daerah III, Kepala Dinas KUMKM, Ketua Umum UMKM Go Ekspor, serta penasihat Muda Visioner Penggerak Nasional.
Dalam sambutannya, Wali Kota Sukabumi menegaskan pentingnya kegiatan expo sebagai sarana strategis untuk mendorong UMKM Kota Sukabumi naik kelas dan memperluas pasar.
Menurutnya, expo bukan sekadar ajang promosi produk, tetapi juga ruang pembelajaran, penguatan jejaring usaha, dan peluang memperkenalkan potensi daerah kepada pembeli domestik maupun internasional.
“Expo bukan hanya promosi, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran dan pengembangan jejaring usaha bagi UMKM agar mampu berkembang lebih besar,” ujar Ayep Zaki.
Ia juga meminta agar pelaku UMKM di Kota Sukabumi mulai dipetakan berdasarkan kategori unggulan, menengah, dan bawah agar pembinaan yang dilakukan lebih terarah dan berkelanjutan.
Dengan sistem pembinaan yang tepat, UMKM diharapkan mampu terus berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas.
Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Duta Besar Mesir periode 2020–2025 yang memberikan dukungan terhadap pengembangan UMKM Kota Sukabumi.
Wali Kota juga membagikan pengalamannya dalam dunia usaha dan ekspor, termasuk pengalaman ekspor pertamanya pada Agustus 1997 berupa komponen pengaman genset merek Caterpillar dari Sukabumi.
Ayep Zaki menegaskan bahwa pelaku UMKM harus aktif membangun komunikasi dan jemput bola dalam mencari peluang pengembangan usaha, termasuk memanfaatkan dukungan pendanaan melalui program CSR perusahaan.
Menurutnya, terdapat banyak peluang yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat ekonomi masyarakat apabila pelaku usaha memiliki keberanian dan kemampuan membangun jaringan.
Ke depan, Pemerintah Kota Sukabumi juga berencana menggelar event besar yang mempertemukan pengusaha luar negeri dengan pelaku usaha lokal sebagai tindak lanjut dari pertemuan bersama 14 duta besar yang sebelumnya dilaksanakan di Kota Sukabumi.
Selain itu, Pemerintah Kota Sukabumi akan terus mendorong pengembangan bambu sebagai salah satu produk unggulan daerah yang memiliki potensi besar di pasar nasional maupun internasional.
| Pewarta | : Husen |
| Dokumentasi | : Agus R |
DOKPIM KOTA SUKABUMI |
|
| Pranata Kehumasan | : Ross Pristianasari |



Posting Komentar
Silakan kirim saran dan komentar anda